Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00
Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00

Sengatan listrik merupakan salah satu bahaya dan risiko yang dapat dialami ketika seseorang sedang memperbaiki peralatan elektronik. Biasanya, terjadi ketika tidak sengaja menyentuh kabel rusak yang berkaitan dengan aliran listrik.
Aliran listrik tersebut ketika mengalir pada tubuh seseorang, maka dapat membakar jaringan, sehingga menyebabkan kerusakan organ hingga kematian jika tegangannya tinggi.
Bahaya ini bisa terjadi di mana saja, baik itu di lingkungan kerja maupun di rumah. Maka dari itu, mengetahui upaya memberikan pertolongan pertama tersengat listrik merupakan langkah yang penting agar korban tidak sampai cedera parah dan menyebabkan kematian.
Nah, berikut ini cara yang tepat melakukan pertolongan pertama tersengat listrik yang perlu kamu ketahui!
Terdapat beberapa penyebab tersengat listrik pada umumnya yang terjadi di lingkungan sekitar, yakni sebagai berikut:

Sebenarnya, dalam beberapa kasus, tidak terdapat gejala khusus seseorang yang tersengat listrik. Akan tetapi, secara umum, terdapat beberapa tanda-tanda atau gejala orang tersengat listrik yang perlu kamu ketahui:
Seperti yang kita ketahui, bahwa sengatan listrik merupakan salah satu kondisi darurat yang dapat menyebabkan kematian pada korban. Terlebih lagi, jika tegangan arus listriknya lebih dari 200.000 ampere.
Maka dari itu, berikut ini beberapa bahaya tersengat listrik yang dilihat dari beberapa bagian tubuh manusia.
Sengatan listrik dapat mengakibatkan jaringan otot pada jantung menjadi rusak. Kemudian, kondisi ini juga menyebabkan gangguan irama jantung, infark koroner, hingga meningkatkan dan menurunkan tekanan darah.
Terdapat bahaya akibat tersengat listrik pada pembuluh darah, yakni menyebabkan penggumpalan darah, pembuluh darah menjadi pecah, serta pembekuan darah yang terganggu.
Selanjutnya, sengatan listrik juga menyebabkan saraf menjadi lemah. Bahkan, situasi ini mengakibatkan pembengkakan otak, gangguan mental dan kecemasan, sakit kepala, insomnia, sumsum tulang terdistraksi, kejang, hingga koma.
Sengatan listrik juga sangat membahayakan mata. Hal ini dikarenakan dapat menyebabkan katarak, luka bakar pada kornea, peradangan serta perdarahan di bola mata.
Berikutnya, pendengaran juga menjadi terganggu akibat sengatan listrik, seperti kuping berdeging, robeknya gendang telinga, radang tulang mastoid, hingga tuli.
Bahaya tersengat listrik juga berakibat pada paru-paru, yakni bisa menyebabkan gagal napas, cedera otot paru, hingga penumpukan cairan pada paru.
Baca Juga: Begini Cara Melakukan Pertolongan Pertama Sesak Napas yang Tepat!
Selanjutnya, sengatan listrik dapat menyebabkan gagal ginjal akut serta gangguan pH serta elektrolit.
Tulang juga terdampak akibat adanya sengatan listrik pada tubuh, yakni dapat menyebabkan fraktur atau diskolasi sendi.
Setelah mengetahui penyebab, gejala, dan bahaya akibat sengatan listrik yang mana dapat mengakibatkan korban kehilangan nyawa, maka upaya pertolongan pertama merupakan langkah tepat yang harus dilakukan. Berikut langkah-langkahnya.

Hal utama ketika melihat orang lain tersengat listrik yang perlu kamu lakukan adalah mematikan sumber arus listrik yang menyambar korban.
Pastikan agar kamu tidak menyentuh korban secara langsung ketika arus listriknya belum terputus atau mati, dikarenakan dapat membuat kamu ikut tersengat listrik.
Apabila sumber arus listrik sudah dimatikan, maka jangan langsung menyentuh korban dengan tangan kosong karena masih sangat membahayakan.
Dalam hal ini, pertolongan pertama yang perlu dilakukan adalah mendorong atau memindahkan korban menggunakan benda isolator yang tidak mempunyai sifat menghantarkan listrik, seperti kayu, kain, atau karet.
Selanjutnya, langkah pertolongan pertama tersengat listrik adalah menghubungi petugas medis atau unit gawat darurat terdekat agar korban segera mendapatkan bantuan medis.
Terlebih lagi, jika korban tersengat listrik bertegangan tinggi, maka bantuan medis merupakan langkah utama yang harus dilakukan.
Sambil menunggu bantuan medis datang, maka jangan pernah meninggalkan korban dan cobalah untuk memeriksa kondisinya. Kamu bisa memeriksa apakah terdapat luka bakar atau cedera lainnya pada tubuh korban atau tidak.
Kemudian, jika korban menunjukkan tanda-tanda syok, seperti lemas, wajah pucat, dan mual, maka segera baringkan tubuh dengan posisi kaki lebih tinggi dari kepala.
Berikutnya, jika korban sampai mengalami luka bakar akibat sengatan listrik, maka segera dinginkan dengan air mengalir selama beberapa waktu.
Setelah itu, balutlah menggunakan kain steril supaya tidak terjadi kontak dengan udara maupun benda lainnya. Pastikan tidak menggunakan kain yang melekat pada kain agar tidak memperparah luka.
Baca Juga: Langkah Pertolongan Pertama pada Orang Tenggelam!
Demikianlah pembahasan mengenai penyebab, tanda-tanda, bahaya, dan cara melakukan pertolongan pertama tersengat listrik yang perlu kamu ketahui dan pahami.
Tersengat listrik merupakan salah satu kondisi darurat yang dapat menyebabkan kematian pada korban jika tidak diberikan bantuan secepat mungkin, terutama pada tegangan listrik yang sangat tinggi.
Maka dari itu, pertolongan pertama tersengat listrik merupakan salah satu langkah yang perlu dan wajib dilakukan agar mencegah korban kehilangan nyawa.
Selain tersengat listrik, masih banyak kondisi darurat lainnya yang membutuhkan pertolongan pertama. Tentu, mempunyai ilmu pertolongan pertama merupakan hal yang sangat penting.
Oleh karena itu, mengikuti pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) adalah salah satu hal yang bisa kamu lakukan. Dalam hal ini, kamu bisa mengikuti pelatihan P3K di PT Mandiri Maha Daya!