Jenis Jenis Hazmat yang perlu kita ketahui

Jangan Asal Pilih! Ini Jenis Hazmat untuk Ruang Terbatas

Memilih alat pelindung diri (APD) dalam industri atau proyek yang melibatkan ruang terbatas (confined space) bukan cuma soal kepatuhan terhadap regulasi saja, tapi juga menyelamatkan nyawa pekerja. Pasalnya, salah pilih dan menggunakan APD, bukan cuma pekerja yang cedera, tapi proyek juga terhenti atau bahkan gagal.

Nah, salah satu APD yang wajib digunakan adalah baju hazmat untuk melindungi tubuh pekerja dari risiko bahaya yang ada. Tapi, banyaknya jenis-jenis hazmat ruang terbatas, membuat pekerja merasa kebingungan untuk memilih yang sesuai dengan kebutuhan.

Apalagi, setiap jenis-jenis hazmat, mempunyai tingkatan level sendiri yang fungsinya juga berbeda. Untuk itu, kamu sebagai pekerja di ruang terbatas wajib memahaminya. Simak penjelasannya pada artikel berikut.

Apa Saja Jenis Pakaian Hazmat yang Digunakan di Ruang Terbatas?

Hazmat atau hazardous materials suit adalah pakaian pelindung khusus untuk menghadapi bahan-bahan berbahaya seperti bahan kimia, biologis, hingga risiko kebakaran. Di ruang terbatas, pemilihan jenis-jenis hazmat sangat krusial karena lingkungan sempit dan minim ventilasi bisa meningkatkan risiko paparan secara drastis.

Baju Hazmat di Eropa

Di kawasan Eropa, jenis-jenis hazmat terbagi berdasarkan standar EN (European Norm) 943 yang dibagi menjadi enam tipe:

1. Tipe 1

Hazmat gas-tight, memberikan perlindungan paling tinggi dari paparan gas, uap, dan zat kimia bertekanan. Biasanya digunakan saat ada risiko tinggi kontaminasi gas beracun di ruang tertutup dan memiliki fitur kaca pelindung dari gas.

2. Tipe 2

Non-gas-tight, tetapi tetap memberikan perlindungan tinggi dengan tekanan positif untuk menghindari masuknya gas berbahaya maupun bahan kimia. Cocok untuk area semi-kontaminasi dan tidak memiliki fitur kaca pelindung dari gas.

3. Tipe 3

Proteksi terhadap semburan cairan kimia dan tersedia fitur anti air, tapi tidak memiliki keamanan yang terlalu tinggi. Jahitan dan sambungan pada pakaian dirancang untuk tahan terhadap tekanan semprot zat berbahaya.

4. Tipe 4

Didesain untuk proteksi dari semprotan atau percikan cairan kimia yang lebih ringan. Dilengkapi dengan fitur anti terhadap cairan dengan partikel yang disemprotkan. Sangat cocok untuk pembersihan kimia atau kegiatan pemeliharaan ringan di ruang terbatas.

5. Tipe 5

Melindungi dari partikel padat atau serbuk kimia yang tersebar di udara. Ideal untuk ruangan dengan risiko debu atau partikel beracun. Tapi, keamanannya hanya melindungi sebagian dari tubuh saja.

6. Tipe 6

Perlindungan minimal terhadap semprotan ringan bahan kimia. Umumnya digunakan sebagai langkah preventif di area risiko rendah.

Baju Hazmat di Indonesia

Indonesia menggunakan klasifikasi berbeda, yaitu berdasarkan level A sampai D, sesuai dengan tingkat perlindungan terhadap zat berbahaya.

1. Level A

Memiliki perlindungan tinggi dan mampu melindungi dari uap, gas, maupun potensi bahaya lain. Menutup seluruh tubuh, termasuk respirator dengan suplai udara mandiri (SCBA). Cocok untuk ruang terbatas yang sangat berbahaya, seperti tangki kimia atau ruang bawah tanah dengan paparan gas beracun.

2. Level B

Melindungi dari uap dan cairan kimia, tetapi tidak seketat Level A. Biasanya dipakai saat ancaman utama adalah gas, tetapi tidak memerlukan hazmat tahan tekanan tinggi. Kekurangannya tidak kedap udara saat digunakan.

3. Level C

Digunakan saat jenis zat berbahaya sudah diketahui dan dapat disaring dengan respirator tertentu. Pakaian ini masih cukup aman untuk ruang terbatas dengan risiko sedang.

4. Level D

Level perlindungan paling rendah. Biasanya digunakan untuk tugas umum tanpa risiko kontaminasi bahan berbahaya. Tidak cocok untuk ruang terbatas yang mengandung zat kimia atau gas.

Perbedaan APD Hazmat dan APD Biasanya

Mengetahui tingkatan level jenis-jenis hazmat saja tidak cukup, terutama buat kamu yang bekerja di ruang terbatas. Kamu juga harus memahami perbedaan APD hazmat dan APD biasa agar tidak salah pilih dan menggunakan saat bekerja. Berikut perbandingannya:

Aspek Hazmat Suit APD Biasa
Fungsi Utama Melindungi dari zat kimia, biologis, gas berbahaya Melindungi dari risiko mekanis (benturan, luka fisik)
Material Tahan terhadap cairan kimia, gas, dan bahan biologis Umumnya berbahan kain, plastik, atau logam biasa
Desain Full-body coverage, bisa gas-tight Terbuka di beberapa bagian tubuh
Sistem Pernapasan Dilengkapi dengan SCBA atau respirator khusus Tidak dilengkapi sistem pernapasan
Lingkungan Pemakaian Area dengan kontaminasi tinggi (lab, ruang terbatas) Area kerja umum (pabrik, gudang, lapangan)
Harga dan Pemeliharaan Lebih mahal, perlu inspeksi dan perawatan rutin Lebih murah, mudah diganti atau dicuci

Kapan Wajib Menggunakan Hazmat Suit di Ruang Terbatas?

Hazmat bukan perlengkapan biasa yang bisa dipakai kapan saja. Di ruang terbatas, penggunaannya sangat tergantung pada kondisi lingkungan dan jenis risiko. Berikut ini beberapa kondisi yang mengharuskan penggunaan hazmat suit:

  • Terdapat paparan gas beracun seperti H2S, amonia, atau karbon monoksida
  • Ada kemungkinan kontak langsung dengan cairan kimia berbahaya
  • Ruang terbatas berpotensi menimbulkan uap kimia atau debu toksik
  • Kondisi suhu ekstrem atau tekanan tinggi
  • Terindikasi adanya risiko biologis seperti bakteri atau virus
  • Ventilasi sangat buruk atau hampir tidak ada
  • Area sudah dinyatakan masuk dalam zona merah berdasarkan hasil identifikasi bahaya

Standar K3 Confined Space

Perlu kamu ketahui, memakai baju hazmat sesuai standar K3 bukan cuma untuk gaya-gayaan saja, melainkan sudah diatur dalam regulasi. Di Indonesia, bekerja di ruang terbatas secara jelas telah diatur dalam Peraturan No. 11 tahun 2023 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Ruang Terbatas.

Regulasi tersebut menjelaskan kalau setiap pekerjaan di ruang sempit, gelap, atau berventilasi rendah, harus dilakukan dengan persiapan serta peralatan yang tepat, tak terkecuali memakai APD, seperti baju hazmat.

Selain itu, dalam regulasi tersebut juga disebutkan bahwa setiap perusahaan wajib melakukan identifikasi dan evaluasi bahaya sebelum masuk ke ruang terbatas. Kemudian, setiap pekerja juga wajib memiliki keterampilan khusus bekerja di confined space, salah satunya melalui pelatihan K3 ruang terbatas.

Bagaimana Memilih Hazmat Suit yang Sesuai untuk Ruang Terbatas?

Memilih jenis-jenis hazmat suit untuk pekerjaan di ruang terbatas tidak bisa asal-asalan. Harus melalui proses analisis risiko dan pemilihan yang cermat. Berikut ini langkah-langkah yang bisa diikuti:

1. Identifikasi Potensi Bahaya yang Ada di Ruang Terbatas

Pastikan kamu melakukan gas testing, analisis uap, debu, atau risiko biologis. Ini menjadi dasar utama dalam memilih level hazmat yang tepat sesuai potensi bahaya yang ada.

2. Sesuaikan dengan Tingkat Level Perlindungan Hazmat

Jika risiko tinggi dan tidak teridentifikasi secara pasti, gunakan Level A atau Tipe 1. Jika risiko bisa dikontrol dan diketahui, cukup jenis hazmat Level B/C atau Tipe 3/4/5.

3. Pilih Karakteristik Pakaian Hazmat sesuai Potensi Bahaya

Pastikan jenis hazmat yang kamu pilih memiliki fitur tambahan seperti anti-statis, tahan api, anti-leleh, dan tahan tekanan jika dibutuhkan. Gunakan yang jahitannya disegel atau berlapis untuk risiko cairan.

4. Pastikan Nyaman ketika Dipakai di Ruang Terbatas

Hazmat suit yang bagus bukan hanya soal perlindungan, tapi juga kenyamanan. Pilih bahan yang ringan, fleksibel, dan tidak terlalu panas agar tidak mengganggu gerakan saat bekerja di ruang terbatas yang sempit. 

Penutup

Mengetahui jenis-jenis hazmat suit bukan cuma untuk mematuhi peraturan K3 confined space saja, melainkan juga menjaga keselamatan dan mencegah kecelakaan kerja. Pasalnya, dengan memahami tingkatan level hazmat, kamu bisa terhindar dari potensi bahaya yang ada di ruang terbatas.

Keselamatan terjaga, citra positif perusahaan meningkat, dan proyek berjalan dengan lancar. Semua ini, bisa terwujud apabila ada ahli K3 khusus di ruang terbatas. Jadi, sebaiknya perusahaan menunjuk salah satu karyawan untuk mengikuti pelatihan K3 confined space di PT Mandiri Maha Daya.

Dengan begitu, lingkungan kerja di ruang terbatas menjadi lebih aman, nyaman, dan terhindar dari risiko kecelakaan kerja. Selain itu, buat kamu yang baru mau terjun di industri yang menawarkan proyek ruang terbatas, wajib juga untuk mengikuti pelatihannya. Jadi, langsung saja hubungi kami, ya!

Atsna Himmatul Aliyah
Atsna Himmatul Aliyah

I have an interest in the SEO, Content Writer, and Copy Writer

Articles: 128