3 Rekomendasi Jas Hujan Safety Terbaik

3 Rekomendasi Jas Hujan Safety Terbaik

Buat Anda yang kerja di lapangan atau lingkungan kerja ekstrim, baik itu proyek konstruksi, tambang, atau area terbuka lainnya, hujan deras bisa jadi potensi bahaya yang membahayakan pekerja. 

Ketika sudah bekerja di bidang K3, jas hujan safety sudah bukan hanya soal anti-rembes, tapi juga soal kenyamanan dan visibilitas saat kondisi minim cahaya. Yuk simak rekomendasi jas hujan safety, jenis bahan, dan cara memilihnya di bawah ini.

Rekomendasi Jas Hujan Safety

Berikut adalah rekomendasi jas hujan safety terbaik. 

Safeguard RW350 Rain Coat

safeguard rw 350

Jas hujan scotlite ini dibuat dari PVC berlapis poliester setebal 0,35 mm dan sudah pasti anti-rembes. Fitur unggulannya ada di sistem ventilasi udara supaya bagian dalam jas tidak lembap saat dipakai lama, ditambah strip reflektif 2,5 cm untuk visibilitas ekstra di malam hari. Resletingnya tertutup dengan kancing untuk penyegelan penuh, dilengkapi tudung wajah transparan, dan tersedia mulai ukuran M sampai 2XL. Cocok untuk area tambang. .

Safeguard RW220

safeguard rw 220

Bahannya Oxford yang ringan tapi tetap kuat, jadi cocok untuk aktivitas yang butuh kelincahan. Warna oranye cerahnya membuat pemakainya gampang terlihat, apalagi dipadukan dengan strip reflektif 5 cm yang menonjol di area gelap. Ini pilihan tepat kalau Anda cari jas hujan scotlite untuk lingkungan kerja dengan pencahayaan terbata seperti pekerjaan lalu lintas. 

Safeguard RW13

safeguard rw 13

Modelnya berupa setelan dua bagian, jaket dan celana, dengan warna kuning cerah dan strip reflektif di sekujur badan. Bahannya polyester dan PVC setebal 0,35 mm, resleting depan penuh dengan kancing tambahan, serta dua kantong di bagian samping untuk menyimpan barang kecil. Cocok untuk pekerja yang butuh jas hujan anti rembes sekaligus visibilitas tinggi di jalan atau area proyek.

Jenis Bahan Jas Hujan

Biasanya bahan jas hujan anti rembes yang paling sering dijumpai adalah bahan PVC. Tetapi ada beberapa bahan lainnya juga yang tidak kalah dengan PVC. 

GoreTex

Gore Tex dikenal ringan, tahan air, dan tetap breathable karena uap panas bisa keluar tanpa air masuk. Bahan ini cocok untuk pemakaian jangka panjang karena tetap nyaman meski dipakai berjam jam. 

Nylon dengan Durable Water Repellent

Nylon berlapis DWR ringan dan mudah dibawa, dengan air yang langsung membentuk butiran di permukaan kain. Cocok untuk aktivitas dengan mobilitas tinggi, tapi lapisan DWR perlu perawatan berkala supaya daya tolak airnya tetap optimal.

PVC

PVC adalah bahan jas hujan yang sudah terkenal karena kekedapannya terhadap air dan tahan lama, jadi pas untuk pekerjaan yang sering kena hujan deras dalam waktu lama. Kekurangannya, bahan ini cenderung lebih berat dan kurang breathable dibanding GoreTex atau nylon DWR.

Cara Memilih Jas Hujan

  • Pilih yang water resistant. Pastikan jas hujan benar benar menahan air, bukan cuma tahan rintik ringan. Untuk kerja lapangan, sifat anti rembes penting supaya tubuh tetap kering dan fokus kerja tidak terganggu.
  • Nyaman di lingkungan kerja ekstrim. Perhatikan ventilasi, bobot bahan, dan fleksibilitas gerak. Jas hujan yang terlalu berat atau panas justru bisa mengganggu produktivitas.
  • Visibilitas tinggi. Warna terang dan strip reflektif membantu pekerja lebih mudah terlihat, terutama di area gelap, proyek malam hari, atau lokasi dengan lalu lalang kendaraan.

Kalau Anda sedang cari jas hujan safety yang sesuai kebutuhan K3, mulai dari yang anti rembes sampai yang scotlite untuk visibilitas tinggi, koleksi lengkapnya bisa Anda cek di kurniasafety.com.

Admin MMD
Admin MMD
Articles: 861