Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00
Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00

Banyak masyarakat Indonesia yang sudah mengetahui masker medis – Dikarenakan pandemi COVID-19 yang mengubah cara kita memandang perlindungan diri. Tapi dengan begitu banyak pilihan di pasar, Bagaimana caranya untuk memilih sesuai untuk kebutuhanmu?
Yuk kenali empat jenis masker medis yang paling banyak direkomendasikan tenaga kesehatan.

Masker N95 adalah respirator yang dirancang untuk menyaring setidaknya 95% partikel udara berukuran sekitar 0,3 mikron. Karena perlindungannya yang tinggi terhadap cipratan air dan aerosol, masker ini sering disebut sebagai standar baik untuk tenaga kesehatan yang kontak langsung dengan pasien yang terinfeksi.
Masker KN95 adalah masker yang dirancang untuk mengikuti standar sertifikasi dari Tiongkok dan menawarkan penyaringan setara dengan N95 – 95% partikel kecil. Akan tetapi KN95 tidak tersertifikasi NIOSH seperti N95, sehingga masker N95 tetap dianjurkan sebagai masker pelindung terutama untuk tenaga medis. Meski seperti itu, KN95 tetap cocok digunakan untuk kegiatan sehari-hari.
KF94 berasal dari standar “Korean Filter” dengan kemampuan menyaring sekitar 94%. Masker ini juga dapat menyaring partikel seperti debu, bakteri ,dan virus. Bentuknya lebih ergonomis dan cocok di wajah, sehingga celah udara di sekitar hidung dan pipi bisa diminimalisir.
Masker bedah adalah masker yang biasanya memiliki 3 lapisan, sering digunakan di ruang operasi untuk menjaga kondisi steril. WHO merekomendasikan masker ini untuk orang yang memiliki gejala flu atau batuk, serta kelompok berisiko seperti lansia dan tenaga kesehatan di fasilitas medis.
Keduanya menyaring sekitar 95% partikel kecil, tetapi standar sertifikasinya berbeda. N95 mengacu pada standar Amerika Serikat, sedangkan KN95 pada standar Tiongkok. Realitanya, keduanya bisa memberikan perlindungan yang serupa selama produknya asli dan teruji kualitasnya.
KN95 menyaring sekitar 95% partikel, sedangkan KF94 sekitar 94%. Banyak masker KF94 juga hadir dengan desain 3D yang lebih menonjol ke depan sehingga terasa lebih lega saat bernapas.
Boleh, selama ibu merasa nyaman bernapas dan memilih ukuran yang pas. Masker bedah, KN95, atau KF94 bisa digunakan untuk aktivitas harian. Bila ada kondisi kesehatan khusus, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter kandungan.
Memilih jenis masker medis yang tepat akan bergantung kepada tingkat risiko bahaya dan kenyamanan saat digunakan. Jika kamu membutuhkan masker N95, KN95, KF94, atau masker bedah tersertifikasi untuk keperluan kerja maupun kesehatan, cek produk lengkapnya di kurniasafety.com.