hirarc

Apa itu Metode Hirarc? Ini Manfaat & Contoh Implementasinya

Pernahkah Anda mendengar istilah Hirarc? Mungkin, bagi orang awam istilah tersebut masih sangat asing, tetapi bagi mereka yang bekerja dengan risiko besar sudah pasti lebih mengetahuinya.

Pasalnya, Hirarc merupakan sebuah istilah yang merujuk pada metode untuk melakukan identifikasi, evaluasi, dan pengendalian risiko di lingkungan kerja.

Tentu, setiap pekerja dengan risiko yang cukup besar, harus mengetahui penerapan dan implementasi yang baik mengenai metode tersebut.

Lalu, sebenarnya apa itu metode Hirarc? Bagaimana implementasinya di sebuah perusahaan? Untuk menjawabnya, simak pembahasan di bawah ini, ya!

Apa itu Metode Hirarc?

pengertian hirarc

Hazard Identification, Risk Assessment, & Risk Control (Hirarc) adalah sebuah metode yang bertujuan untuk melakukan identifikasi, mengurangi risiko serta meminimalisir adanya bahaya di tempat kerja.

Metode tersebut menjadi salah satu manajemen risiko yang cukup efektif dalam mengurangi risiko kecelakaan di tempat kerja secara terstruktur dan bertahap.

Dalam prosesnya, metode Hirarc melibatkan berbagai serangkaian langkah yang harus dilakukan secara berurutan. 

Langkah pertama adalah melakukan identifikasi dan memahami risiko dan bahaya yang mungkin terjadi di tempat kerja. Biasanya, ini meliputi pengamatan dan penilaian pada peralatan, bahan, lingkungan fisik, hingga perilaku manusia yang bisa menyebabkan risikonya.

Selanjutnya, melakukan evaluasi risiko yang mana melibatkan penilaian terhadap tingkat bahaya serta kemungkinan terjadinya kecelakaan maupun penyakit akibat kerja (PAK).

Evaluasi tersebut pada umumnya meliputi penilaian risiko, seperti pengumpulan data historis, informasi teknis, hingga analisis statistiknya.

Langkah terakhir adalah melakukan pengendalian bahaya di tempat kerja yang dilakukan sesuai dengan level pengendaliannya, yakni penghapusan, penggantian, pengendalian teknik, pengendalian administratif, hingga perlindungan pribadi.

Melalui metode tersebut, tentunya dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat serta membantu meminimalisir adanya kecelakaan maupun penyakit akibat kerja.

Baca Juga: Pengertian dan Tugas Ahli K3 Umum yang Wajib Kamu Pahami!

Manfaat Perusahaan Menerapkan Hirarc

Melalui pembahasan di atas, dapat dikatakan bahwa Hirarc merupakan langkah yang cukup penting bagi perusahaan. Hal ini dikarenakan, metode tersebut berbagai manfaat yang cukup signifikan bagi perusahaan maupun pekerjanya. Berikut penjelasannya.

1. Meminimalisir kecelakaan kerja

Pentingnya penerapan Hirarc di perusahaan salah satunya adalah untuk meminimalisir adanya kecelakaan maupun penyakit akibat kerja.

Hal ini dikarenakan perusahaan bisa melakukan manajemen risiko dengan cara mengidentifikasi bahaya yang mungkin terjadi di tempat kerja.

Dengan begitu, perusahaan bisa mengambil langkah yang tepat untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan dan menyebabkan pekerja menjadi cidera.

2. Meningkatkan produktivitas pekerja

Perusahaan yang sudah melakukan identifikasi bahaya dan risiko, tentu kemungkinan terjadinya kecelakaan semakin rendah.

Dengan begitu, manfaat menerapkan Hirarc di perusahaan dapat membantu untuk meningkatkan produktivitas pekerja. Hal ini dikarenakan, mereka merasa lebih aman dan nyaman ketika risiko atau bahaya kerja sudah diidentifikasi.

3. Meningkatkan budaya keselamatan pekerja

Manfaat lain dari penggunaan metode Hirarc adalah dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan budaya keselamatan pekerja.

Hal ini dikarenakan, perusahaan sudah mengetahui potensi bahaya serta penilaian risikonya, sehingga bisa mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang merugikan. Tentu, budaya keselamatan di tempat kerja akan semakin meningkat.

Contoh Implementasi Hirarc di Perusahaan

contoh hirarc

Tujuan dilakukannya Hirarc adalah untuk melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko, serta pengendalian risiko agar menghindari terjadinya kecelakaan kerja.

Sebagai contohnya, adanya implementasi Hirarc di perusahaan manufaktur. Berikut ini penjelasannya.

1. Identifikasi bahaya

Tahap identifikasi bahaya merupakan langkah awal yang dilakukan oleh perusahaan. Tujuannya adalah untuk mengetahui ada atau tidak potensi bahaya yang ada di lingkungan kerja.

Misalnya, perusahaan menemukan bahwa terdapat beberapa peralatan yang tidak mempunyai pelindung, penyimpanan bahan kimia yang tidak aman, dan lain sebagainya.

2. Penilaian risiko

Apabila bahaya sudah diidentifikasi, maka manajemen keselamatan perusahaan akan melakukan penilaian risiko. Hal ini bertujuan untuk menilai sejauh mana bahaya yang ada bisa berdampak pada pekerja.

Contohnya, pihak manajemen melakukan evaluasi terhadap penyimpanan bahan kimia yang tidak disimpan dengan aman, sehingga bisa menyebabkan kebakaran.

3. Pengendalian risiko

Langkah selanjutnya adalah melakukan pengendalian risiko dengan tujuan untuk meminimalisir risiko maupun menghilangkan bahaya yang ada.

Misalnya, perusahaan melakukan pemasangan peralatan pelindung pada mesin yang berbahaya, sehingga bisa menghindari kecelakaan di tempat kerja.

4. Monitoring dan evaluasi

Tahap terakhir adalah melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan sebelumnya. Apabila terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya, maka bisa dijadikan bahan evaluasi untuk langkah selanjutnya.

Baca Juga: 5 Aspek K3 yang Harus Dijalankan, Perusahaan Wajib Tahu!

Penutup

Nah, itulah tadi pembahasan mengenai apa itu metode Hirarc, manfaat, dan contoh implementasinya di perusahaan.

Pada dasarnya, Hirarc adalah metode yang digunakan untuk melakukan identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko dengan tujuan meminimalisir adanya kecelakaan di tempat kerja.

Namun, untuk melaksanakan metode Hirarc harus dilakukan oleh petugas yang berwenang dan mempunyai pengetahuan maupun keterampilan khusus di bidangnya.

Salah satu hal yang harus dilakukan oleh petugas Hirarc adalah mempunyai keterampilan dan pengetahuan di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Dalam hal ini, Anda bisa mengikuti pelatihan K3 di PT Mandiri Maha Daya untuk bisa menjalankan Hazard Identification, Risk Assessment, & Risk Control di perusahaan dengan baik.

Atsna Himmatul Aliyah
Atsna Himmatul Aliyah

I have an interest in the SEO, Content Writer, and Copy Writer

Articles: 128