Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00
Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan alat transportasi bernama eskalator, bukan? Eskalator menjadi salah satu alat transportasi untuk mengangkut orang dari lantai satu ke lantai selanjutnya.
Biasanya, eskalator sering digunakan di pusat perbelanjaan atau pusat keramaian, seperti mall dan stasiun. Sebab, penggunaan eskalator dianggap lebih memudahkan mobilitas seseorang di pusat keramaian.
Namun, tak sedikit di antara kita masih bingung cara naik eskalator dengan benar dan aman. Terlebih lagi, bagi mereka yang baru pertama kali naik eskalator, tentu akan merasa bingung dan takut.
Kendati demikian, jika kamu mengalami hal tersebut, tidak perlu khawatir. Pasalnya, kamu berada pada pilihan yang tepat untuk membaca artikel di bawah ini karena akan dibahas mengenai cara naik eskalator dengan benar.
Penasaran dengan caranya? Yuk, langsung saja ketahui dan pahami tipsnya di bawah ini, ya!

Saat naik eskalator, kamu tidak perlu panik dan takut, yang terpenting sudah mengetahui aturannya terlebih dahulu. Nah, buat kamu yang masih sering ketakutan, berikut tips naik eskalator dengan benar dan aman.
Langkah pertama, saat mulai menaiki eskalator, pastikan kamu untuk pijakkan kaki tepat pada bagian tangga datar saat akan naik, bukan pada garis kuning. Tujuannya, agar kamu tidak terjatuh maupun terjungkal.
Pastikan kamu melangkahkan kaki dengan hati-hati saat mulai menaiki eskalator. Kamu hanya perlu berdiri di dekat bagian tengah anak tangga dan melangkahlah satu kaki ke depan serta pijakkan kaki tepat pada bagian tangga.
Saat melangkahkan kaki menaiki eskalator, pastikan kamu tidak menginjak garis kuning. Sebab, garis kuning merupakan pemisah antara anak tangga satu dengan lainnya, sehingga tidak diperbolehkan untuk menginjakkan kaki tepat pada garis.
Apabila kamu menginjakkan kaki pada garis kuning, maka akan mudah terjatuh dan terjungkal karena posisi tidak seimbang. Jadi, kamu harus berdiri dan menginjakkan kaki tepat pada bagian tangga atau area hitam.
Perlu kamu pahami, bahwa sebaiknya saat menaiki eskalator harus berdiri pada salah satu sisi saja, yakni sisi kanan. Hal ini bertujuan agar tidak menghalangi orang lain yang sedang terburu-buru untuk berjalan terlebih dahulu. Jadi, hindari agar tidak berdiri di tengah-tengah eskalator.
Jika kamu merasa takut saat menaiki eskalator, maka sebaiknya pegang pegangan tangan atau handrail dengan kuat dan lengan rileks. Ini bertujuan untuk menjaga keamanan buat kamu agar tidak terjatuh.
Namun, pastikan kamu tidak bersandar pada handrail atau pegangan tersebut. Sebab, menyandarkan tubuh pada handrail sangat berbahaya. Hal ini dikarenakan handrail merupakan bagian eskalator yang bergerak mengikuti ritme pijakan.
Jadi, saat bersandar dengan handrail dapat membuat tubuh penumpang terseret dan terjatuh atau terjungkal.
Ketika menaiki eskalator, tidak diperbolehkan sambil berlari. Jadi, kamu harus tetap tenang dan tidak melakukan pergerakan terburu-buru agar tidak terjatuh atau terjungkal.

Naik eskalator tetap harus waspada, terutama bagi anak-anak. Hal ini dikarenakan seringkali orang tua lalai untuk mengawasi buah hatinya, sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan.
Seperti halnya kasus yang terjadi di salah satu mal Jakarta Barat pada Sabtu (21/12/2024), balita laki-laki usia 2 tahun 6 bulan mengalami patah kaki usai terjepit eskalator.
Jadi, para orang tua harus mengetahui dan memahami aturan naik eskalator bagi anak-anak dengan aman. Nah, berikut ini beberapa aturannya.
Menjadi salah satu alat transportasi di pusat perbelanjaan atau keramaian, tidak sedikit penumpang yang membawa barang saat menaiki eskalator. Nah, terdapat beberapa cara membawa barang di eskalator, loh!. Berikut penjelasannya.
Selain anak-anak, lansia juga perlu didampingi saat menaiki eskalator, loh! Sebab, lansia terkadang juga teledor dan kurang memahami untuk naik eskalator dengan benar. Nah, berikut tips mendampingi lansia di eskalator.
Kamu perlu mengetahui, bahwa posisi aman saat di eskalator adalah berada pada satu sisi, yakni sisi kanan. Jadi, sebaiknya semua penumpang eskalator, baik yang turun atau naik, berada pada sisi kanan dengan berdiri tegak dan menginjakkan kaki pada anak tangga area hitam.
Kemudian, pastikan untuk memegang pegangan tangan eskalator untuk menjaga keseimbangan tubuh. Pastikan juga, posisi kaki penumpang tidak menginjak garis kuning karena berpotensi untuk terjatuh atau terjungkal.
Nah, itulah tadi pembahasan mengenai cara naik eskalator dengan benar dan aman, terutama untuk anak-anak dan lansia. Dengan mengikuti cara di atas, tentu akan mengurangi kecelakaan saat menaiki eskalator seperti yang sering terjadi saat ini.
Selain itu, petugas juga harus memastikan bahwa penumpang berada pada posisi yang benar saat menaiki eskalator. Tujuannya agar tidak membahayakan diri mereka sendiri maupun orang lain.
Dalam hal ini, petugas yang bertanggung jawab untuk memastikan keselamatan penumpang adalah operator eskalator. Operator eskalator merupakan tenaga kerja yang bertugas untuk memastikan eskalator berfungsi dengan baik dan menjaga keselamatan penumpang.
Agar mereka bisa menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, maka sebaiknya harus mengikuti pelatihan operator eskalator terlebih dahulu. Tujuannya untuk mendapatkan materi terkait prosedur keselamatan kerja, pengoperasian eskalator, dan lain sebagainya.Nah, untuk mendapatkan semua materinya dengan lengkap, kamu hanya perlu mengikuti pelatihan operator eskalator di PT Mandiri Maha Daya. Dapatkan sertifikasi resmi dari Kemnaker RI dari perusahaan kami!