Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00
Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00

Bekerja di ketinggian mempunyai risiko yang sangat besar, sehingga kemungkinan potensi terjadi kecelakaan kerja juga semakin tinggi. Penggunaan alat pelindung diri (APD) menjadi salah satu solusi untuk memastikan keselamatan pekerja.
Tidak hanya itu saja, penerapan sistem bekerja di ketinggian atau lifeline system juga menjadi salah satu aspek yang paling penting untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja yang fatal akibat terjatuh dari ketinggian.
Dalam hal ini, lifeline system dibagi menjadi dua kategori, yakni horizontal lifeline dan vertical lifeline. Pada artikel kali ini, kami akan menjelaskan terkait horizontal lifeline system secara lengkap. Mulai dari pengertian, fungsi, mekanisme, bagian-bagian, hingga cara instalasinya.
Yuk, simak pembahasannya di bawah ini, ya!
Horizontal lifeline adalah alat yang digunakan pekerja di ketinggian yang mana area tertentu hanya mempunyai pilihan atas anchor point terbatas. Alat ini sangat penting digunakan saat bekerja di ketinggian karena menawarkan fleksibilitas yang tinggi serta memberikan perlindungan dari risiko jatuh bagi pekerja.
Dengan kata lain, lifeline horizontal adalah sistem perlindungan jatuh yang digunakan oleh pekerja di ketinggian. Tujuannya untuk meminimalisir kemungkinan pekerja jatuh dari ketinggian.
Lifeline horizontal ini dipasang dengan tujuan memberikan jalur horizontal yang aman bagi pekerja agar bisa bergerak di atas permukaan tertentu dengan lebih mudah. Biasanya, alat ini digunakan pada industrial dan rescue yang mana pekerja harus berpindah secara horizontal di atas atap maupun struktur lainnya.
Setelah mengetahui pengertian lifeline horizontal, maka Anda perlu memahami fungsi-fungsinya. Terdapat beberapa fungsi lifeline horizontal yang digunakan pada ketinggian, yakni sebagai berikut:
Fungsi utama lifeline horizontal adalah mencegah pekerja jatuh dari ketinggian. Fungsi ini sesuai dengan pengertian atau tujuan penggunaan dari lifeline yang mana untuk memberikan perlindungan jatuh bagi pekerja. Alat ini membantu menahan beban dan mencegah jatuh.
Tujuan lain pemasangan lifeline ini adalah untuk memberikan jalur horizontal aman bagi pekerja di ketinggian. Hal ini memungkinkan mereka untuk berpindah secara horizontal dengan aman dari struktur bangunan satu menuju struktur lainnya.
Lifeline horizontal mempunyai peranan yang sangat penting untuk bekerja di ketinggian yang memiliki risiko cukup besar. Alat ini membantu untuk memberikan perlindungan kepada pekerja saat bekerja di ketinggian, sehingga mobilitasnya juga semakin mudah dan risiko terjatuh bisa dicegah.
Fungsi lain dari lifeline horizontal adalah kemampuannya untuk dipasang di berbagai lokasi, seperti area konstruksi, jembatan, hingga atap. Dengan begitu, sistem ini dapat membantu untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan dengan memberikan perlindungan aman bagi pekerja.

Mekanisme horizontal lifeline dirancang untuk memberikan perlindungan kepada pekerja dari risiko jatuh saat bekerja di ketinggian. Alat ini juga dirancang memungkinkan pekerja mempunyai fleksibilitas tinggi saat bekerja di ketinggian dengan aman.Jika pekerja kehilangan keseimbangan dan jatuh, maka lanyard akan mengaktifkan peredam energi. Tujuannya agar pekerja tidak langsung jatuh dari ketinggian, melainkan di tahan oleh sistem.
Perlu Anda ketahui, bahwa lifeline horizontal ini mempunyai beberapa bagian atau komponen untuk mendukung sistem berjalan dengan baik. Berikut ini beberapa bagian-bagiannya:
Bagian pertama, ada anchor points atau titik jangkar yang berfungsi untuk memberikan kestabilan pada sistem, sehingga harus kuat dan mampu menahan beban jatuh sesuai standar keselamatan.
Kedua, ada lifeline atau kabel yang berguna sebagai jalur utama tempat pekerja mengaitkan lanyard. Bagian ini akan menghubungkan dua atau lebih anchor points untuk menciptakan jalur perlindungan yang aman.
Terakhir, ada energy absorber atau peredam energi jatuh yang berfungsi untuk mengurangi gaya kejut saat pekerja jatuh dan membantu meminimalisir terjadinya cedera yang serius.
Setelah Anda mengetahui beberapa informasi penting terkait lifeline horizontal, maka saatnya untuk membahas cara instalasi atau pemasangannya. Proses ini penting agar fungsi sistem berjalan dengan baik dan memberikan keselamatan bagi pekerja.
1. Melakukan identifikasi area yang berisiko untuk dipasang horizontal lifeline
2. Setelah area sudah ditentukan, pilih titik pemasangan anchor yang tepat agar mampu menahan beban maksimum serta memastikan stabilitas sistem
3. Pasang lifeline atau tali dengan benar sesuai ketentuan
4. Setelah itu, pastikan ketegangan tali tetap optimal untuk memberikan perlindungan yang maksimal
5. Apabila semua sistem sudah terpasang, maka segera lakukan pemeriksaan dan pengujian secara menyeluruh
6. Pastikan bahwa semua komponen sudah berfungsi dengan baik serta tidak ada kerusakan untuk memastikan keselamatan pekerja.
Itulah beberapa langkah-langkah pemasangan lifeline horizontal yang perlu Anda pahami. Namun, jika Anda mengalami kesulitan dan merasa takut karena belum berpengalaman, maka serahkan proses instalasi lifeline kepada PT Mandiri Maha Daya. Pasalnya, perusahaan kami menyediakan jasa pemasangan lifeline tepercaya di Indonesia.
Demikianlah pembahasan mengenai pengertian, fungsi, mekanisme, bagian-bagian, hingga cara instalasi horizontal lifeline yang perlu Anda ketahui, terutama bagi pekerja di ketinggian. Mengetahui dan memahami terkait informasi lifeline horizontal menjadi aspek yang penting bagi pekerja di ketinggian. Tujuannya adalah untuk menjaga keselamatan saat bekerja di ketinggian.
Untuk mengetahui lebih lengkapnya terkait bekerja di ketinggian, maka Anda bisa mencoba mengikuti pelatihan Tenaga Kerja pada Ketinggian (TKPK) di PT Mandiri Maha Daya. Melalui pelatihan ini, Anda akan mendapatkan pengetahuan dan dasar-dasar pemasangan hingga penggunaan horizontal lifeline dengan benar sesuai standar K3.Bagaimana? Tertarik mengikuti pelatihan TKPK demi meningkatkan keselamatan bersama? Yuk, langsung saja klik di sini dan konsultasikan kebutuhan Anda secara gratis bersama kami!