Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00
Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00

Orang pingsan bisa terjadi kapan dan di mana saja dengan berbagai penyebab. Tak heran, jika upaya pertolongan pertama pada orang pingsan merupakan tindakan awal yang wajib untuk dilakukan, terutama di tempat kerja.
Seseorang yang pingsan bisa terjadi akibat otak kekurangan pasokan darah, sehingga asupan oksigen dan gula darah di otak juga berkurang. Padahal, kedua hal tersebut sangat dibutuhkan oleh otak.
Lebih jelasnya, untuk mengetahui penyebab, gejala, hingga upaya pertolongan pertama pada orang pingsan, maka simak pembahasan di bawah ini!
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa salah satu penyebab orang pingsan adalah kekurangan aliran oksigen dan gula darah di otak, sehingga mengakibatkan seseorang kehilangan kesadaran sementara waktu.
Selain itu, orang pingsan juga disebabkan oleh beberapa kondisi medis atau penyakit tertentu, seperti di bawah ini:

Setelah mengetahui beberapa penyebab orang pingsan, kamu juga harus memahami terkait gejala yang dialami seseorang sebelum pingsan. Hal ini dikarenakan, sebelum seseorang pingsan, biasanya terdapat gejala atau tanda-tanda tertentu, seperti di bawah ini:
Memberikan pertolongan pertama tidak bisa sembarangan karena bisa berdampak pada kondisi korban. Tentu, dibutuhkan cara yang tepat dalam memberikan tindakan awal kepada korban kecelakaan, seperti orang pingsan. Berikut caranya.
Langkah pertama yang bisa kamu lakukan untuk memberikan pertolongan pertama pada orang pingsan adalah memindahkan ke lokasi yang lebih aman.
Misalnya, jika korban pingsan di tengah jalan, maka segera pindahkan korban di tepi jalan agar tidak membahayakan orang lain juga. Pastikan kamu memindahkan korban ke tempat yang lebih sejuk dan jauhkan dari sinar matahari secara langsung.
Kedua, kamu bisa segera memposisikan kaki lebih tinggi dari kepala sekitar 30 cm. Proses ini bisa dilakukan dengan menopang kaki korban menggunakan bantal, sehingga kaki bisa lebih tinggi dari kepala.
Tujuannya adalah untuk memperbanyak aliran darah yang bisa menuju ke otak, sehingga membantu mempercepat pemulihan korban.
Namun, kamu hanya bisa melakukan cara ini kepada korban yang tidak mengalami cedera apapun pada area tubuhnya agar tidak memperparah cedera yang dialami.
Baca Juga: Begini Cara Melakukan Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar!
Selanjutnya, jika korban menggunakan pakaian yang ketat, maka segera melonggarkan pakaian agar meminimalkan pertukaran udara yang buruk. Dalam hal ini, kamu bisa membuka kancing kerah pasien supaya bisa bernapas lebih mudah dan bebas.
Dengan begitu, pertukaran oksigen bisa berlangsung lebih lancar dan membantu korban mempercepat pemulihan kesadarannya. Pastikan juga, bahwa korban tidak dikerumuni oleh orang banyak.

Langkah berikutnya adalah kamu harus tetap memantau pernapasan dan kerja jantung korban. Apabila korban tidak bernapas, maka segera berikan tindakan awal dengan menggunakan resusitasi jantung paru (RJP).
Dalam hal ini, kamu juga bisa segera memanggil bantuan medis untuk meneruskan siklus RJP. Lakukan siklus RJP dengan cara kompresi dada sebanyak 30 kali dan dilanjutkan dengan pernapasan buatan 2 kali. Terus ulangi tahapan ini hingga bantuan medis datang.
Kemudian, jika korban sudah berhasil sadar, segera berikan minuman manis, seperti teh untuk meningkatkan gula darah serta mengembalikan energi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Ketika sudah melakukan beberapa upaya, tetapi korban masih belum sadar, maka segera panggil petugas medis profesional agar mendapatkan perawatan lebih lanjut sesuai standar kesehatan yang ada.
Jika petugas medis sudah datang, maka pasrahkan perawatan korban kepada mereka. Pasalnya, mereka lebih memahami bagaimana caranya untuk memberikan perawatan kepada orang pingsan sesuai gejala yang dialaminya.
Demikianlah pembahasan mengenai langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama pada orang pingsan.
Dalam hal ini, untuk memberikan pertolongan kepada orang pingsan, tidak hanya bisa dilakukan oleh petugas P3K saja, melainkan semua orang.
Hal ini dikarenakan, orang pingsan bisa terjadi di mana dan kapan saja, tidak melulu di tempat kerja, sekolah, atau yang lainnya. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat mengetahui teori terkait pertolongan pertama pada kecelakaan.
Dengan begitu, langkah yang bisa dilakukan adalah mengikuti pelatihan P3K di perusahaan penyedia jasa keselamatan dan kesehatan kerja (PJK3), seperti di PT Mandiri Maha Daya.
Melalui perusahaan tersebut, kamu akan mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan khusus terkait cara memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan sesuai prosedur yang tepat.