Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00
Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00

Saat mendengar kata respirator, kebanyakan orang langsung terbayang masker N95 atau KN95. Padahal, respirator K3 cakupannya jauh lebih luas. Alat pelindung pernapasan ini terbagi menjadi dua kelompok utama yaitu Air Purifying Respirator (APR) dan Atmosphere Supplying Respirator (ASR). Blog ini akan membantu membahas jenis respirator serta cara memilihnya supaya tidak salah.

Jenis respirator ini dipakai saat oksigen di area kerja dalam tingkat normal tetapi perlu menyaring partikel berbahaya seperti debu, dsb.
Respirator partikulat menyaring debu, asap, kabut, dan partikel lain di udara. Masker N95 jadi salah satu contoh paling dikenal. Efisiensi filtrasinya minimal 95 persen menurut standar pengujian NIOSH. Jenis ini banyak dipakai pada pekerjaan konstruksi, pengelasan, atau area yang berdebu.
Respirator ini memakai cartridge sesuai bahaya kimia tertentu, seperti uap organik, amonia, atau gas asam. Salah satu contohnya adalah 3M 6200, respirator half face yang sering dicari. Model ini bisa dipasangkan dengan berbagai cartridge, yang penting cartridge wajib dapat menyaring zat berbahaya. Pemilihan cartridge tidak boleh asal, sebab tiap jenis dirancang khusus untuk kontaminan tertentu.
Jenis ini dipakai saat pekerja menghadapi partikel sekaligus gas atau uap, misalnya pada pekerjaan pengecatan. Filter partikulat dan cartridge gas perlu dipasang bersamaan. Konfigurasinya harus sesuai yang disetujui produsen agar perlindungan tetap maksimal.
Berbeda dari APR, ASR menyediakan udara dari sumber terpisah dari lingkungan sekitar. ASR biasanya digunakan pada kondisi oksigen rendah, kontaminan belum diketahui, atau situasi yang membahayakan nyawa.
Supplied Air Respirator atau SAR mengalirkan udara bersih melalui selang. Selang ini terhubung ke sumber udara. Karena pengguna bergantung pada selang tersebut, panjang selang dan mobilitas kerja perlu diperhitungkan.
Self Contained Breathing Apparatus atau SCBA membawa tabung udaranya sendiri sehingga pengguna lebih leluasa bergerak. Alat ini umum dipakai oleh petugas pemadam kebakaran atau pekerja yang masuk ke ruang berisiko tinggi. Honeywell SCBA T8000 jadi salah satu contoh produknya. Alat ini dirancang untuk kebutuhan kerja berbahaya dan hanya boleh dioperasikan oleh pekerja terlatih.
Kombinasi ini menggabungkan udara dari sumber eksternal dengan tabung cadangan. Sistemnya tetap melindungi meski suplai udara utama terganggu atau pekerja harus segera meninggalkan area berbahaya.
Kenali dulu jenis bahaya di area kerja. Beberapa contoh yang paling umum ditemui di lapangan:
Pengukuran paparan di area pernapasan pekerja disarankan sebelum memilih alat yang tepat.
Gunakan APR jika:
Gunakan ASR, seperti SCBA atau kombinasi SAR dan SCBA, jika kondisinya:
Filter dengan kode N, R, dan P punya ketahanan berbeda terhadap aerosol berbasis minyak. Pastikan cartridge yang dipilih sesuai jenis bahan kimia di lapangan dan kompatibel dengan model respirator yang dipakai.
Ada tiga hal yang perlu dipastikan sebelum respirator dipakai di lapangan:
Memilih jenis respirator yang tepat bukan soal ikut tren atau harga termurah. Yang penting adalah menyesuaikan dengan hasil identifikasi bahaya di lapangan. Butuh respirator, filter, cartridge, atau SCBA yang sesuai kebutuhan K3 perusahaan Anda? Kunjungi kurniasafety.com dan konsultasikan langsung dengan tim kami untuk mendapatkan produk yang tepat.