Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00
Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00

Gondola merupakan salah satu perangkat yang digunakan dalam industri konstruksi dan memudahkan pekerja yang bekerja di ketinggian. Dengan kata lain, gondola adalah perangkat yang digunakan untuk mengangkut orang atau barang menuju pada gedung bertingkat.
Perangkat ini sangat penting di gedung bertingkat karena memudahkan pekerja untuk melakukan pemeriksaan, perawatan, dan perbaikan pada gedung.
Tentu, sebagai perangkat yang mempunyai peranan sangat penting, gondola mempunyai beberapa bagian di dalam yang menunjang operasionalnya. Salah satu bagian yang sangat penting adalah cradle gondola.
Apa itu cradle pada gondola? Apa saja fungsinya? Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini, ya!

Singkatnya, cradle gondola adalah keranjang pada gondola yang digantungkan pada sisi luar bangunan serta digunakan untuk berbagai pekerjaan di ketinggian, seperti pembersihan kaca, perawatan dinding, dan lain sebagainya.
Dengan kata lain, cradle atau keranjang gondola merupakan tempat para pekerja melakukan pekerjaan di ketinggian. Artinya, pekerja bisa berdiri di keranjang gondola dan melakukan pekerjaan di ketinggian dengan lebih fleksibel dan efisien.
Biasanya, keranjang ini terbuat dari bahan baja atau aluminium yang dirancang mempunyai kekuatan yang tinggi dan mudah untuk angkat ke atas.
Keranjang gondola ini merupakan bagian dari suspended access equipment atau peralatan akses yang digantung untuk memudahkan pekerja bekerja di ketinggian.
Menjadi salah satu perangkat yang sangat penting untuk menunjang para pekerja yang bekerja di ketinggian, tentu cradle pada gondola mempunyai beberapa fungsi. Berikut penjelasannya.
Fungsi pertama dari cradle pada gondola adalah sebagai tempat bekerja di ketinggian karena perangkat ini menyediakan ruang bagi pekerja untuk berdiri dan membawa alat kerja.
Dengan menggunakan keranjang gondola, pekerja bisa dengan mudah untuk melakukan berbagai pekerjaan di ketinggian, mulai dari membersihkan kaca, memperbaiki dinding bangunan, dan lainnya.
Kedua, fungsi cradle pada gondola adalah mendukung mobilitas pekerja untuk bergerak naik, turun, maupun samping bangunan secara lebih mudah dan fleksibel.
Hal ini dikarenakan, cradle digerakkan oleh sistem motor atau katrol, sehingga pekerja bisa mencapai area yang sulit dijangkau dengan bantuan tangga atau scaffolding.
Baca Juga: Pentingnya Block Stop Pada Alat Gondola Gedung
Selanjutnya, keranjang gondola juga berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan beberapa peralatan kerja dan material selama pekerjaan di ketinggian berlangsung.
Hal ini dikarenakan, keranjang gondola sudah diberikan kapasitas atau ruang tertentu untuk membawa beberapa alat, seperti ember cat, sikat, kaca pembersih, dan lainnya.
Fungsi berikutnya dari keranjang gondola adalah meningkatkan keselamatan kerja bagi pekerja melalui pemberian perlindungan keselamatan dengan pagar pelindung serta harness pengaman.
Pasalnya, cradle gondola ini sudah dilengkapi dengan berbagai sistem keamanan, mulai dari pagar di sekeliling platform, tali pengaman, rem otomatis untuk mencegah kecelakaan kerja, dan sebagainya.
Dalam penggunaannya, cradle yang baik harus memenuhi standar yang sudah ditetapkan, baik itu dari segi kualitas material atau yang lainnya. Secara singkat, berikut standar cradle yang baik untuk digunakan.
Standar pertama yang perlu diperhatikan untuk menggunakan cradle adalah material yang digunakan harus yang berkualitas tinggi. Artinya, material cradle harus terbuat dari bahan ringan, namun tetap kuat, seperti aluminium atau baja.
Biasanya, keranjang gondola ini terbuat dari material baja dengan mutu baja ST 37 dan baut penyambung A325 dengan diameter 12 mm serta kekuatan tarik 53 KN.

Selain material, kapasitas beban yang dirancang pada cradle gondola harus mencakup semua beban di dalamnya, baik itu pekerja, peralatan, material, dan lainnya.
Biasanya, kapasitas cradle yang digunakan mulai dari 250 kg hingga 800 kg, tergantung pada model gondola yang digunakan.
Selanjutnya, standar cradle yang harus dipenuhi ketika menggunakan gondola adalah mengenai desainnya. Pastikan desain gondola sudah ergonomis yang mana mempunyai lebar cukup untuk pergerakan pekerja dan stabil.
Adapun ukurannya juga bervariasi, mulai dari 2 m, 3 m, 4 m, hingga mencapai 9 m yang mana tergantung pada model yang digunakan.
Standar selanjutnya yang paling penting adalah memastikan bahwa cradle gondola sudah mematuhi standar standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Misalnya, sudah mematuhi standar internasional, seperti ISO 16368 (standar platform kerja gantung) dan Occupational Safety and Health Administration (OSHA).
Nah, itulah tadi pembahasan mengenai pengertian dan fungsi cradle gondol yang perlu Anda ketahui, terutama bagi operator gondola. Mengapa demikian? Karena operator gondola merupakan pekerja yang akan melakukan pekerjaan di ketinggian dengan menggunakan cradle gondola.
Dengan kata lain, cradle pada gondola tidak bisa digunakan oleh orang sembarangan. Hanya mereka yang sudah mempunyai pengetahuan dan keterampilan khusus untuk bekerja di ketinggian.
Kendati demikian, jika belum mengetahui terkait penggunaan gondola dengan baik sesuai peraturan yang ada, Anda tidak perlu khawatir. Pasalnya, semua orang bisa mengikuti pelatihan operator gondola di PT Mandiri Maha Daya.
Hal ini dikarenakan, di PT Mandiri Maha Daya akan memberikan teori dan praktiknya secara langsung untuk mengoperasikan gondola dengan benar. Bahkan, peserta yang mengikuti pelatihan juga akan mendapatkan sertifikasi dan SIO Kemnaker RI yang sangat penting untuk bekerja di sebuah perusahaan sebagai operator gondola.