Apa Saja APD Operator Forklift?

Banyak operator forklift yang terbiasa mengangkat dan memindahkan barang setiap hari tanpa waspada yang baik. Tertimpa benda, terjepit garpu, atau tertabrak kendaraan lain di area gudang sudah menjadi kecelakaan yang sering dijumpai. Lalu, APD apa saja yang sebenarnya wajib dipakai operator forklift? Jawabannya ada pada kombinasi helm, rompi reflektif, sarung tangan, dan sepatu safety yang sesuai kebutuhan lapangan. Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Kenapa APD Operator Forklift Penting

Forklift bergerak dengan beban berat di ruang yang sering padat aktivitas, sehingga kewaspadaan operator perlu tetap dijaga sepanjang waktu. Berdasarkan Permenaker Nomor 8 Tahun 2020, operator forklift wajib memiliki Lisensi K3 serta buku kerja, yang dalam praktiknya sering disebut SIO atau Surat Izin Operator. Selain itu, ada beberapa APD yang perlu diperhatikan agar pekerjaan tetap berjalan lancar dan aman. 

APD Operator Forklift yang Wajib Digunakan

apd-forklift

Berikut APD yang umum digunakan operator forklift beserta fungsinya masing masing.

Helm Safety

Helm safety melindungi kepala dari risiko benturan atau kejatuhan benda, misalnya benda yang bergeser dari rak atau palet. Pastikan helm dalam kondisi baik, sesuai standar, dan terpasang dengan benar. 

Rompi Safety

Rompi reflektif membuat operator lebih mudah terlihat oleh pejalan kaki maupun pengemudi kendaraan lain. APD ini sangat berguna di gudang yang ramai, area dengan pencahayaan rendah, atau lokasi dengan jalur lalu lintas bersama antara forklift dan pekerja.

Sarung Tangan Safety

Sarung tangan membantu melindungi tangan saat memeriksa palet, memegang barang, atau melakukan pengecekan sederhana pada forklift. Pilih jenis sarung tangan sesuai pekerjaan, misalnya yang memiliki daya cengkeram baik dan perlindungan terhadap goresan.

Sepatu Safety

Sepatu safety melindungi kaki dari risiko tertimpa benda berat, tertusuk benda tajam, atau terpeleset. Pilih sepatu dengcan pelindung jari, sol anti-slip, dan ukuran yang nyaman agar operator tetap stabil saat naik, turun, dan mengendalikan forklift.

Tips Menggunakan Forklift dengan Aman

  • Pastikan operator memiliki kualifikasi resmi. Operator wajib memiliki Lisensi K3 dan buku kerja sesuai Permenaker Nomor 8 Tahun 2020.
  • Gunakan APD yang memadai. Minimal kenakan helm safety, rompi reflektif, sarung tangan sesuai risiko, dan sepatu safety.
  • Periksa peralatan sebelum digunakan. Cek rem, klakson, lampu, ban, garpu, rantai, sistem hidrolik, serta kapasitas angkat forklift.
  • Pastikan beban terdistribusi merata. Posisikan barang secara stabil, jangan melebihi kapasitas forklift, dan pastikan beban tidak menghalangi pandangan operator.

Menggunakan APD operator forklift yang tepat membantu mengurangi risiko kecelakaan selama aktivitas pengangkutan material di area kerja. Lengkapi kebutuhan K3 perusahaan Anda dengan produk berkualitas dari Kurnia Safety, mulai dari helm safety, rompi reflektif, sarung tangan, hingga sepatu safety.

Admin MMD
Admin MMD
Articles: 861