Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00

5S dapat dikatakan sebagai sebuah konsep, prinsip, pola, atau filosofi dalam management atau pun perilaku yang biasa digunakan dalam dunia industri, pendidikan, maupun yang lainnya. Konsep ini sangat populer di negara jepang dan banyak ditiru oleh negara eropa lain. Di negara kita Indonesia pun menerapkan prinsip 5S lho, penasaran dengan apa itu 5S? Yuk Simak artikel ini sampai selesai.
Di negara Jepang 5S banyak dikenal sebagai suatu praktik management yang biasa digunakan untuk kegiatan sehari-hari khususnya pada dunia industri, Nah sebenarnya apa itu 5S dan apa pengaruhnya terhadap kesuksesan kita?
5S adalah singkatan dari 5 kata yaitu Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke. Dalam bahasa Indonesia kelimat kata itu bisa diartikan sebagai Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin. 5S ini juga dapat disebut sebagai filosofi atau pola piker yang digunakan sebagai cara untuk mengatur dan mengorganisir sebuah pekerjaan guna mengurangi hal yang sia-sia agar dapat mencapai hasil yang efektif dan efisien. Dibawah ini adalah penjelasan mengenai masing-masing arti dari 5S tersebut.
Dapat diartikan dengan mampu memberdayakan antar hal yang diperlukan ataupun tidak. Dalam lingkungan kerja Seiri ini dapat dilakukan dengan cara menyingkirkan barang-barang yang sudah tidak lagi diperlukan dan hanya menyisakan barang-barang yang masih diperlukan saja, hal ini bertujuan agar space / ruang kerja menjadi lebih luas dan dapat digunakan untuk hal lain.
Rapih dapat diartikan sebagai bentuk kebersihan, keteraturan, dan lainnya yang membuat sesuatu menjadi terata dan enak untuk dilihat. Seiton ini dapat dilakukan dengan cara Menyusun atau merapihkan barang yang ada, supaya tidak berantakan dan nantinya dapat dicari dengan mudah Ketika dibutuhkan.
Resik bisa diartikan sebagai bersih. Bersih disini adalah membuang atau menghilangkan sampah dan kotoran yang ada sehingga lingkungan kerja menjadi tidak ada kotoran. Membersikan ini dapat dilakukan secara rutin dan berkala agar kondisi tempat kerja bisa tetap terjaga kebersihannya.
Biasa disebut dengan merawat atau memelihara. Dapat diartikan juga dengan menjaga semua barang maupun kondisi lingkungan lingkungan kerja.
Rajin sering juga diartikan dengan tekun, memiliki makna yaitu melakukan ataupun mempersiapkan sesuatu dengan matang. Misalkan dengan mempersiapkan peralatan dan lingkungan kerja sebelum jam kerja dimulai, dan lain sebagainya.
Budaya 5S ini pertama kali diterapkan di negara jepang, dalam bahasa jepang 5S ini disebut dengan go-esu. Pola 5S ini pertama kali diterapkan pada perusahaan Jepang yaitu Toyota Production Sytem. Perusahaan yang memproduksi kendaraan tersebut menggunakan filosofi ini untuk memastikan dan memaksimalkan kualitas produksi yang nantinya akan mereka hasilkan.
Dalam dunia kerja prinsip 5S ini digunakan untuk membentuk suatu budaya kebiasaan (habit) yang baik dalam diri setiap karyawan. Penerapan pola 5S ini dimulai dari hal-hal yang kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, merapihkan barang yang telah digunakan, membuang barang yang sudah tidak digunakan, dan lain sebagainya.
Kenapa filosofi 5S ini sangat bagus dan perlu diterapkan pada lingkungan kerja?. Karena dengan menerapkan 5S ini dapat membuat lingkungan kerja dan perusahaan menjadi tempat yang lebih baik dan teratur. Bayangkan jika pola 5S ini tidak diterapkan, area kerja dapat menjadi berantakan, banyak pekerja yang bermalas-malasan, target Perusahaan menjadi tidak dapat tercapai, kualitas & kuantitas produksi menurun, hingga yang paling fatal dapat mengakibatkan kecelakaan kerja.
Setelah terbukti efektif dan bermanfaat, pola 5S ini pun menjadi populer di negara jepang dan akhirnya menjadi menyebar ke seluruh dunia seperti Eropa, Afrika, hingga Asia Tenggara. Ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh dengan menerapkan pola 5S ini, diantaranya adalah sebagai berikut:
Karena tidak ada sesuatu hal yang sempurna , selain memiliki banyak hal positif dan keuntungan, pola 5S ini juga memiliki beberapa dampak negatif jika diterapkan. Hal ini tentu saja perlu menjadi pehatian bagi pemilik maupun pihak management Perusahaan agar filosofi 5S ini dapat berjalan dengan baik hingga nantinya dapat membawa dampak yang signifikan untuk Perusahaan.
Beberapa dampak negative yang perlu diperhatikan yaitu karyawan yang menjadi merasa terbebani karena harus merapihkan lingkungan kerjanya, karyawan yang merasa tidak nyaman karena harus lebih disiplin, dan lain sebagainya.
Penerapan 5S di perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat melibatkan lima langkah berikut:
Perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat juga sering melibatkan karyawan dalam proses penerapan 5S menggunakan pendekatan partisipatif dimana semua karyawan terlibat langsung, hal ini bertujuan untuk mendapatkan dukungan dari semua lapisan organisasi.
Penerapan 5S di perusahaan-perusahaan di Eropa sering melibatkan lima langkah berikut:
Di Eropa, 5S sering dianggap sebagai salah satu langkah awal yang sangat penting dalam rangka perjalanan menuju manajemen kualitas total (Total Quality Management).
Penerapan 5S Perusahaan-perusahaan di Asia Tenggara, dalam penerapan 5S umumnya melibatkan 5 langkah berikut:
Penerapan 5S di perusahaan-perusahaan di Afrika sering melibatkan langkah-langkah berikut:
Penerapan 5S di perusahaan-perusahaan di Afrika sering kali dilakukan atas kesadaran para karyawan dan juga dilakukannya pelatihan kepada para karyawan. Kepada para karyawan yang aktif berpartisipasi pun akan mendapatkan pernghargaan.
Untuk menerapkan 5S memang tidak mudah, kamu harus membiasakan diri atau mengikuti pelatihan kedisiplinan untuk membiasakannya. Kamu juga bisa mengikuti pelatihan K3 di Mandiri Maha Daya karena di sini kamu akan diasah dalam bekerja terutama dalam memerhatikan K3. Daftar sekarang dengan klik button di bawah ini!!
Referensi :
https://konsultaniso.web.id/ilmu-manajemen-bisnis/5s-seiri-seiton-seiso-seiketsu-shitsuke/
https://bdiyogyakarta.kemenperin.go.id/blog/post/2017/11/10/46/penerapan-konsep-5-s-dalam-dunia-kerja
https://lister.co.id/blog/5s-dalam-bahasa-jepang-budaya-kerja-yang-terkenal-disiplin/
