Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00
Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00

Scaffolding menjadi salah satu peralatan penting saat Anda bekerja di ketinggian pada proyek konstruksi. Alat ini berfungsi untuk menyangga Anda saat sedang bekerja di ketinggian secara lebih efisien dan mencegah dari jatuh.
Namun, scaffolding tidak bisa dioperasikan oleh sembarang orang. Tenaga kerja yang bertugas untuk mengoperasikannya adalah operator scaffolding atau scaffolder. Perannya sangat vital untuk bekerja di ketinggian secara lebih aman sesuai standar keselamatan kerja.
Dengan tugasnya yang cukup berat, berapa perkiraan gaji scaffolder pada proyek konstruksi? Cari tahu informasinya berikut ini!
Scaffolder adalah tenaga kerja yang bertanggung jawab dalam merakit, membongkar, dan memelihara perancah (scaffolding) yang digunakan pekerja konstruksi untuk bekerja di ketinggian. Profesi ini bukan sekadar memasang rangka baja atau pipa logam, tapi juga harus memastikan struktur tersebut kokoh, aman, dan sesuai standar K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
Seorang scaffolder wajib memahami jenis scaffolding, seperti tube and coupler, frame, atau modular system, serta cara memasang dan membongkarnya sesuai prosedur keselamatan. Mereka juga harus mampu membaca gambar kerja (drawing) dan menyesuaikan konstruksi perancah dengan kondisi lapangan.
Dengan tanggung jawab sebesar itu, tak heran kalau scaffolder termasuk profesi yang punya peluang karir dan penghasilan menjanjikan. Tapi, berapa perkiraan jadi scaffolder? Cari tahu pada pembahasan selanjutnya!
Sebelum masuk pada pembahasan perkiraan gaji scaffolder, Anda perlu memahami faktor apa saja yang mempengaruhi penghasilan yang diterima. Berikut ini beberapa faktornya:
Pengalaman menjadi faktor paling dominan dalam menentukan gaji scaffolder. Seorang helper scaffolder yang baru belajar biasanya hanya membantu pekerjaan dasar seperti membawa material atau membersihkan area kerja, sehingga gajinya masih tergolong kecil.
Namun, ketika sudah punya pengalaman 3–5 tahun dan menguasai teknik perakitan, pengukuran, serta prosedur keselamatan, pendapatan scaffolder bisa meningkat signifikan. Pekerja berpengalaman juga lebih dipercaya mengerjakan proyek besar dengan risiko tinggi, yang otomatis membuat nilai jasanya naik.
Setiap proyek konstruksi memiliki tingkat kompleksitas yang berbeda. Proyek gedung bertingkat, jembatan, atau kilang minyak biasanya memerlukan scaffolding dengan sistem yang lebih rumit dibanding proyek rumah tinggal biasa. Semakin besar dan kompleks proyeknya, semakin tinggi pula standar keselamatan dan tanggung jawab pekerjanya, otomatis gaji scaffolder di proyek tersebut juga lebih besar.
Scaffolder yang sudah memiliki sertifikasi resmi K3 atau lisensi scaffolding dari lembaga berwenang biasanya mendapatkan bayaran lebih tinggi dibanding mereka yang belum bersertifikat. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa seseorang telah memenuhi standar keselamatan kerja dan memiliki kemampuan teknis sesuai regulasi.
Setiap perusahaan memiliki standar pengupahan berbeda. Perusahaan konstruksi besar seperti kontraktor EPC (Engineering, Procurement, Construction) biasanya menawarkan gaji lebih tinggi dibanding kontraktor kecil.
Selain itu, perusahaan multinasional juga cenderung memberikan tunjangan tambahan seperti asuransi kesehatan, uang lembur, dan fasilitas pelatihan, yang membuat total penghasilan scaffolder semakin menarik.
Lokasi proyek juga sangat berpengaruh pada besaran gaji scaffolder. Proyek yang berada di daerah terpencil, di tengah laut (offshore), atau memiliki kondisi kerja ekstrem biasanya memberikan insentif tambahan untuk menarik tenaga kerja.
Dengan beberapa faktor yang memengaruhi penghasilannya, lalu sebenarnya berapa perkiraan gaji scaffolder di Indonesia? Berikut ini kisaran gaji yang diterima oleh scaffolder sesuai tingkat pengalaman dan keterampilan yang dimiliki.
Setelah memahami perkiraan gaji scaffolder, lalu bagaimana peluang karirnya? Bila Anda ingin menjadi scaffolder, terdapat beberapa tingkatan yang umum ada di Indonesia, meliputi:
Tugasnya adalah memeriksa, menilai, dan memastikan seluruh struktur scaffolding aman digunakan. Profesi ini membutuhkan pengetahuan mendalam tentang regulasi keselamatan kerja dan biasanya dipegang oleh orang yang telah berpengalaman serta memiliki sertifikasi lanjutan.
Posisi ini memimpin satu tim scaffolder di lapangan. Seorang foreman harus mampu mengatur jadwal kerja, memastikan pemasangan sesuai gambar teknik, dan mengawasi prosedur keselamatan agar tidak terjadi kecelakaan.
Sebagai posisi awal dalam karier scaffolding, helper bertugas membantu scaffolder senior dalam proses instalasi dan pembongkaran. Meski tergolong entry level, posisi ini menjadi pintu awal menuju jenjang karier yang lebih tinggi.
Supervisor bertanggung jawab terhadap keseluruhan aktivitas scaffolding di proyek, termasuk koordinasi antar-tim dan pengecekan struktur sebelum digunakan. Biasanya, supervisor memiliki pengalaman lebih dari 5 tahun dan sertifikasi K3 tingkat lanjut.
Senior scaffolder sudah memiliki keahlian teknis tinggi serta kemampuan manajerial yang baik. Mereka sering menjadi mentor bagi scaffolder junior dan berperan penting dalam memastikan keselamatan dan efisiensi pekerjaan di lapangan.
Untuk mendapatkan gaji yang besar, Anda perlu melakukan beberapa hal, tapi tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Soalnya, profesi ini memiliki risiko kecelakaan yang tinggi. Nah, berikut ini beberapa tips meningkatkan gaji scaffolder yang bisa Anda ikuti:
Sertifikasi seperti Scaffolder Basic, Advance, hingga Supervisor Scaffolding bisa menjadi kunci utama untuk meningkatkan gaji. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa pekerja memahami standar keselamatan dan prosedur teknis yang diakui secara nasional maupun internasional.
Mengikuti pelatihan K3 atau kursus teknis terkait scaffolding dapat meningkatkan kompetensi kerja. Semakin banyak kemampuan yang dimiliki, seperti membaca gambar kerja atau memahami perhitungan beban scaffolding, semakin tinggi pula peluang mendapatkan posisi lebih baik.
Dalam dunia konstruksi, jaringan profesional sangat penting. Dengan memperluas koneksi, scaffolder bisa mendapatkan informasi tentang proyek baru, lowongan di perusahaan besar, atau kesempatan bekerja di luar negeri yang menawarkan gaji lebih tinggi.
Menempuh pendidikan di bidang teknik sipil, keselamatan kerja, atau manajemen proyek dapat membuka peluang karier baru di level pengawas atau manajer. Pendidikan ini juga meningkatkan pemahaman teoretis tentang struktur bangunan dan keselamatan kerja.
Semakin lama bekerja di lapangan dan semakin beragam proyek yang ditangani, semakin besar peluang scaffolder untuk naik posisi dan gaji. Pengalaman menunjukkan tingkat keandalan dan keahlian seseorang dalam menghadapi berbagai situasi kerja di proyek konstruksi.
Scaffolder menjadi salah satu profesi yang cukup berisiko. Bila Anda tidak memiliki pengalaman, keterampilan, dan kemampuan yang tepat, maka sulit untuk mengoperasikan scaffolding dengan aman di ketinggian.
Jadi, langkah terbaik yang bisa Anda ambil agar bisa menjadi scaffolder profesional adalah dengan mengikuti pelatihan K3 scaffolding di PT Mandiri Maha Daya. Bersama mentor profesional, Anda akan mendapatkan pembelajaran secara teori hingga praktik langsung mengoperasikan scaffolding dengan aman sesuai prosedur K3.
Tunggu apalagi? Segera hubungi kami dengan tekan tombol WhatsApp yang ada di bawah untuk mulai mengikuti pelatihannya!
[maxbutton id=”1″ url=”https://api.whatsapp.com/send?phone=6281410101800&text=Hi.%20Minty,%20Saya%20dapat%20informasi%20dari%20website%20pelatihank3kemenaker.com,%20Saya%20ingin%20menanyakan%20tentang%20Pelatihan%20K3%20Kemnaker.%20Terima%20kasih.” text=”DAFTAR SEKARANG” ]