Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00
Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00

Kebakaran, cedera, bahkan kematian bisa terjadi hanya karena satu hal kecil, yakni korsleting listrik. Meskipun terlihat sepele, korsleting bisa memicu ledakan, sengatan listrik, dan kerusakan besar jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Di sinilah P3K korsleting menjadi penyelamat utama.
Sayangnya, banyak orang masih bingung harus ngapain dulu saat terjadi korsleting atau saat melihat orang kesetrum. Panik, bingung, atau bahkan asal pegang korban tanpa pikir panjang. Padahal, salah langkah bisa berakibat fatal, lho!
Untuk itu, kalau kamu salah satu orang yang mengalami kondisi tersebut saat terjadi korsleting, wajib baca artikel ini sampai selesai!
Kalau tiba-tiba lampu mati, muncul percikan api, atau ada bau gosong dari stop kontak, bisa jadi itu tandanya korsleting. Nah, ini dia langkah-langkah pertama yang harus dilakukan:
Korsleting bisa terjadi secara tiba-tiba dan bikin panik, apalagi kalau sampai muncul asap atau percikan api. Tapi, justru di saat-saat seperti itulah kita harus tetap tenang dan tahu cara yang benar untuk memutus aliran listrik. Berikut ini langkah-langkah P3K korsleting yang aman dalam memutus sumber listrik:
Langkah awal yang penting adalah mencari tahu titik korsletingnya. Perhatikan dengan seksama apakah ada kabel yang berasap, stop kontak yang mengeluarkan percikan api, atau bau gosong dari salah satu peralatan listrik.
Kalau kamu menemukan adanya korsleting, segera menuju panel listrik utama, lalu matikan MCB-nya. MCB adalah saklar pengaman yang bisa memutus aliran listrik ke seluruh ruangan. Cukup tarik tuasnya ke bawah, dan aliran listrik pun akan langsung berhenti.
Banyak orang refleks ingin mencabut colokan saat terjadi percikan atau suara letupan. Tapi, ini justru sangat berbahaya! Kalau korsleting masih aktif, menyentuh colokan atau kabel bisa membuat kita ikut kesetrum. Lebih baik diamkan saja, dan fokus ke MCB utama untuk menghentikan aliran listrik secara keseluruhan.
Dalam situasi darurat, misalnya kalau ada kabel menyentuh air atau korban terjerat kabel, kamu bisa membantu dengan cara yang aman. Gunakan benda dari kayu atau plastik seperti gagang sapu, papan kayu, atau kursi plastik untuk menjauhkan kabel dari korban atau benda lain. Hindari pakai benda dari logam atau tangan kosong, karena bisa bikin kamu ikut tersetrum.
Ini kelihatannya sepele, tapi sangat krusial. Air adalah penghantar listrik yang sangat efektif, jadi kalau tangan atau kaki basah lalu menyentuh saklar listrik, itu bisa berakibat fatal. Sebelum bergerak mematikan MCB, pastikan tubuh kering, dan kalau perlu, lap dulu tangan atau kaki dengan handuk kering atau kain. Langkah ini menjadi salah satu tahapan P3K korsleting yang cukup krusial.
Kondisi darurat, seperti korsleting ini, kerap menimbulkan korban. Efek yang diterima dari korban korsleting ini bisa muncul belakangan, dan sangat membahayakan. Jadi, salah satu P3K korsleting yang cukup penting adalah segera berikan rujukan medis terhadap korban agar kondisinya tidak semakin parah.
Perlu kamu ketahui, kalau korban kesetrum akibat korsleting listrik, tidak bisa diberikan pertolongan sembarangan. Selain agar tidak membuat kondisi korban semakin parah, tujuan lainnya adalah supaya kamu sebagai tim penolong tidak ikut kesetrum.
Nah, berikut ini pertolongan pertama korban kesetrum yang perlu kamu ketahui:
Melihat bahayanya korsleting listrik, mengharuskan kamu, atau semua pekerja untuk memahami standar aman bekerja menggunakan peralatan listrik. Selain mencegah korsleting, bekerja aman juga membantu meningkatkan produktivitas pekerja.
Jadi, mengikuti pelatihan K3 listrik tersertifikasi Kemnaker RI menjadi pilihan terbaiknya. Pasalnya, pelatihan ini akan membuat semua pekerja paham bagaimana cara kerja yang aman di bidang kelistrikan. Bukan cuma teknisi listrik saja, melainkan semua pekerja bisa bekerja aman dan membantu mencegah terjadinya kecelakaan kerja akibat listrik.
Untuk itu, mengikuti pelatihan K3 listrik di PT Mandiri Maha Daya adalah solusinya. PT Mandiri Maha Daya merupakan perusahaan jasa keselamatan dan kesehatan kerja (PJK3) yang sudah terdaftar resmi di Kemnaker RI.
Apabila kamu mengikuti pelatihannya, maka akan mendapatkan berbagai ilmu baru di bidang kelistrikan, mulai dari instalasi listrik yang benar, penggunaan APD sesuai standar, prosedur tanggap darurat, hingga P3K kecelakaan listrik.
Di sini, kamu juga akan mendapatkan sertifikat resmi K3 listrik dari Kemnaker RI yang bisa digunakan untuk melamar kerja.
Korsleting listrik bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Bukan cuma bikin alat rusak, tapi juga bisa merenggut nyawa. Untuk itu, paham P3K korsleting dan langkah-langkah penanganannya adalah hal yang wajib dikuasai semua pekerja, bukan hanya teknisi.
Mulai dari tindakan awal, cara memutus aliran listrik dengan aman, pertolongan pertama korban kesetrum, sampai rujukan medis. Hal ini menjadi rangkaian penting yang bisa menyelamatkan diri sendiri maupun orang lain.
Nah, buat kamu yang tertarik memiliki wawasan dan kemampuan mendalam tentang bidang kelistrikan, bisa mengikuti pelatihan K3 listrik di PT Mandiri Maha Daya. Dengan mentor profesional dan berpengalaman, kamu bakal dibimbing dari nol sampai bisa dan mendapatkan kerja terbaik di bidang kelistrikan. Langsung saja,click tombol di bawah ini untuk mengikuti pelatihannya!
[maxbutton id=”1″ url=”https://api.whatsapp.com/send?phone=6281410101800&text=Hi.%20Minty,%20Saya%20dapat%20informasi%20dari%20website%20pelatihank3kemenaker.com,%20Saya%20ingin%20menanyakan%20tentang%20Pelatihan%20K3%20Kemnaker.%20Terima%20kasih.” text=”DAFTAR SEKARANG” ]