Jenis Helm Safety Berdasarkan Kelas dan Fungsinya

Helm safety berfungsi untuk melindungi kepala dari benda jatuh atau benturan keras saat kerja. Di Indonesia, helm keselamatan wajib memenuhi standar SNI ISO 3873:2012 dan ANSI Z89.1 untuk menjaga keamanan pekerja. 

Yuk simak cara pilih helm konstruksi sesuai kelas dan fungsi untuk menjaga keselamatan Andal, terutama bagi pekerja proyek, HSE officer, atau pembeli alat safety supaya tidak salah.

Jenis Helm Safety

Jenis Helm Safety

Helm safety dibagi berdasarkan kelas sesuai standar ANSI Z89.1-2014, yaitu Kelas E, G, dan C. Setiap kelas punya fungsi khusus untuk bahaya berbeda di tempat kerja.​

Helm Safety Kelas E (Electrical)

Helm Kelas E tahan listrik tinggi hingga 20.000 Volt, cocok untuk pekerja listrik atau dekat tegangan tinggi. Helm ini lindungi dari sengatan sambil tahan benturan vertikal. Contohnya seperti helm safety MSA Hard Hat Cap, sering dipakai di proyek bertegangan tinggi.​

Helm Safety Kelas G (General)

Helm Kelas G mampu melindungi dari listrik tegangan rendah hingga 2.200 Volt, untuk penggunaan umum di konstruksi. Lebih ringan dan nyaman untuk kerja harian, tetap aman dari benda jatuh. Gunakan saat risiko listrik rendah tapi butuh proteksi dasar.​

Helm Safety Kelas C (Conductive)

Helm Kelas C fokus melindungi dari benturan terutama benda tajam, tanpa pelindung dari listrik karena memiliki ventilasi kepala yang baik. Ideal untuk area panas atau bising tanpa risiko sengatan. Contoh: MSA V-Gard 500, tambah sirkulasi udara.​

Helm Berdasarkan Impact Test

Helm Berdasarkan Impact Test

Selain kelas, helm dibedakan berdasarkan tipe impact test dari ANSI Z89.1.​

Helm Tipe I

Helm Tipe I melindungi dari benturan vertikal atau benda jatuh dari atas. Cocok untuk proyek standar dengan risiko jatuh lurus.

Helm Tipe II

Helm Tipe II lebih kuat, lindungi dari benturan vertikal dan lateral (samping) dengan lapisan busa EPS dan suspensi helm.Helm ini memiliki dagu (chinstrap) kuat untuk kenyamanan pekerja. 

Arti Warna Helm Safety

Warna helm tunjukkan peran pekerja agar mudah dikenali di lapangan. Standar baru konstruksi batasi 4 warna utama untuk keselamatan.​

  • Putih: Insinyur, supervisor, atau manajer proyek.
  • Kuning: Pekerja konstruksi atau tukang bangunan
  • Merah: Untuk safety officer
  • Biru: Tukang las atau pekerja khusus.

Cara Melihat Tipe & Kelas Helm Safety

Cara Melihat Tipe & Kelas Helm Safety

Anda dapat melakukan ini dengan mencari label yang terdapat pada tempurung atau cangkang helm. Biasanya label ini terdapat di bagian bawah helm. Jika Anda tidak menemukannya, jangan menggunakan helm safety tersebut jika perusahaan Anda butuh ketentuan kelas & tipe tertentu. Segera cari distributor APD yang dapat dipercaya. 

Ini dia jenis helm safety yang perlu diketahui. Pilih helm safety sesuai kelas, tipe, dan warna agar helm dapat digunakan secara optimal. Periksa masa pakai 4-5 tahun dan ganti jika sudah tidak layak digunakan (retak atau rusak). Selalu pakai helm untuk melindungi diri dan rekan, hubungi distributor terpercaya seperti kurniasafety.com untuk mendapatkan APD berkualitas dan murah.

Admin MMD
Admin MMD
Articles: 862