5 Jenis Body Harness Yang Perlu Diketahui Sebagai APD

Saat bekerja diketinggian, penggunaan alat pelindung diri (APD) menjadi hal yang penting untuk mencegah kecelakaan kerja, terutama cegah cedera akibat terjatuh di ketinggian. Salah satu APD ketinggian yang wajib digunakan saat bekerja di atas adalah full body harness. Tetapi, Anda perlu pahami terlebih dahulu apa saja jenis body harness yang dipakai dalam situasi berbeda. Baca artikel ini untuk memilih panduan yang tepat!

Bagian Body Harness

Body harness tersusun dari beberapa komponen utama yang mendukung fungsinya sebagai alat pelindung diri:

  • Dorsal D-Ring: Titik pengait utama di sisi belakang harness, biasanya berada di antara tulang belikat, sebagai penghubung ke tali pengaman atau lifeline.
  • Tali Bahu (Shoulder Straps): Menjaga posisi harness agar tetap stabil dan tidak melorot dari bahu pengguna.
  • Gesper Pengunci (Chest Buckle): Mekanisme gesper yang memudahkan pemakaian dan pelepasan harness dengan aman.
  • Tali Paha (Thigh Straps): Melingkar di paha untuk menjaga posisi harness agar tidak bergeser dan memastikan gaya tekanan dapat tersebar secara rata saat jatuh.
  • Sub Pelvic Strap: Menopang bagian bawah tubuh, meminimalkan cedera dengan mendistribusikan gaya benturan secara merata ketika terjatuh. 

Komponen-komponen ini dirancang agar nyaman dipakai sekaligus aman digunakan saat bekerja di ketinggian.​

Jenis Body Harness Berdasarkan Kelasnya

jenis body harness

Body harness diklasifikasikan ke dalam beberapa kelas yang menandakan fungsi dan aplikasinya dalam berbagai pekerjaan:

  • Kelas A (Fall Arrest)

Tipe ini dirancang untuk menopang tubuh setelah jatuh, dengan satu cincin D di punggung bagian atas untuk posisi tubuh yang tegak. Ideal untuk lingkungan dengan risiko tinggi dimana pekerja dapat terjatuh 6 sampai 12 kaki diatas tanah.

  • Kelas D (Ascending/Descending)

Digunakan saat pekerja perlu memanjat naik atau turun dengan secara terkendali, sabuk pengaman ini mencakup komponen sabuk pengaman khusus seperti D-ring di bagian depan untuk penyambungan. Kemudian, dilengkapi dengan kursi selempang untuk memberikan dukungan tambahan selama pendakian.

  • Kelas E (Rescue/Confined Space)

Seperti kelas D, tapi memiliki cincin D di tali bahu untuk bekerja di ruang terbatas secara vertikal.

  • Kelas L (Climbing)

Digunakan untuk pekerjaan menggunakan tangga tinggi atau pendakian dengan cincin D pada area dada agar mudah dikaitkan ke sistem vertical lifeline. Biasanya digunakan untuk naik, turun, positioning dan penurunan. 

  • Kelas P (Work Positioning) 

Memungkinkan pekerja menggunakan kedua tangan dengan cincin D di pinggul untuk stabilitas posisi saat bekerja.

Perbedaan Body Harness dan Body Belt

Body harness dan body belt sama-sama digunakan untuk keselamatan kerja di ketinggian, namun memiliki perbedaan signifikan:

  • Body Belt: Hanya melingkar di pinggang dan kaki, lebih cocok untuk pekerjaan ringan dengan mobilitas tinggi seperti pengecatan atau pembersihan kaca.
  • Body Harness: Melingkari seluruh tubuh mulai dari bahu, dada, pinggang, hingga paha, memberikan stabilitas lebih baik dan dapat menahan tekanan jatuh dengan merata. Full body harness memberikan proteksi lebih maksimal dan mengurangi risiko cedera serius dibandingkan body belt yang lebih sederhana.​

Cara Memilih Body Harness Yang Tepat

1. Identifikasi Industri

Tahapan pertama adalah untuk mengidentifikasi industri. Tinjau kembali jenis harness yang tertera di atas yang cocok dengan kebutuhan Anda. 

2. Ketahui Aplikasi Anda 

Kemudian, ketahui juga fitur apa yang Anda perlukan dalam bekerja. Karena setiap jenis harness menawarkan fungsi yang berbeda tergantung dengan kondisi kerja Anda. 

3. Pilih Konfigurasi 

Full harness memiliki konfigurasi bentuk strap Y-, W-, dan H-. Beberapa model juga menawarkan fitur dimana pekerja dapat duduk saat bekerja. Pilihlah yang paling pas dan nyaman untuk pekerjaan Anda. 

4. Pilih Ukuran Dan Kenyamanan

Ketika Anda sudah tau jenis harnessnya, tinjau kembali ukuran yang benar dengan pekerja Anda karena setiap ukuran tubuh pekerja berbeda-beda. Jika seperti itu, lebih baik Anda memilih full body harness dengan adjustable strap.

Agar pekerjaan di ketinggian Anda lebih aman dan terlindungi, penting untuk memilih jenis body harness yang sesuai dengan kebutuhan kerja dan standar K3. Kurnia Safety Supplies menyediakan berbagai jenis APD ketinggian. Kunjungi website kami dan dapatkan perlindungan maksimal untuk keselamatan kerja Anda.

Admin MMD
Admin MMD
Articles: 861