Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00
Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00

Bagi seorang pendaki maupun pekerja di ketinggian, tentu sudah tidak asing lagi dengan ascender. Pasalnya, ascender merupakan salah satu alat yang sangat penting untuk membantu pengguna memanjat secara vertikal.
Melalui alat tersebut, pengguna tidak perlu membuat simpul tali yang digunakan untuk mengangkat tubuh ke atas.
Lantas, apa itu sebenarnya ascender? Simak pengertian, fungsi, cara kerja, hingga cara menggunakannya di bawah ini!

Ascender adalah sebuah alat yang digunakan untuk melintasi tali yang sudah terpasang saat melakukan kegiatan di ketinggian, seperti mendaki, cleaning building, dan lainnya.
Alat ini memungkinkan seseorang melakukan kegiatan pada ketinggian dengan memanjat pada tali lebih aman dan efisien.
Ascender ini mempunyai empat jenis yang dibedakan, yakni hand ascender, chest ascender, backup ascender, dan foot ascender.
Menjadi salah satu alat yang memberikan keamanan pada saat melakukan pekerjaan di ketinggian, ascender mempunyai beberapa fungsi saat bekerja di ketinggian. Berikut penjelasannya.
Fungsi pertama dari ascender adalah dapat membantu pekerja untuk bekerja di ketinggian dengan cara bergerak naik sepanjang tali tanpa perlu khawatir akan tergelincir ke bawah.
Pasalnya, alat ini menggunakan mekanisme pengunci satu arah yang mana hanya akan bergerak ke atas saat ditekan. Kemudian, ketika pekerja melepaskan tekanan, maka akan mengunci secara otomatis, sehingga mencegah pekerja jatuh.
Kedua, fungsi dari ascender ini adalah membantu menahan posisi pekerja saat berada di ketinggian.
Tentunya, alat seperti ini dapat membantu pekerja tetap berada pada satu titik untuk melakukan pekerjaan, seperti inspeksi atau perbaikan.
Selanjutnya, adanya ascender ini dapat membantu memudahkan pergerakan pekerja saat bekerja di ketinggian.
Dengan begitu, dapat memudahkan pekerja untuk berpindah vertikal lebih efisien dan tidak perlu khawatir akan jatuh.
Terakhir, fungsi dari alat ini adalah memungkinkan untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan kerja bagi pekerja di ketinggian.
Pasalnya, alat ini memberikan kendali penuh untuk memanjat atau menggantung di ketinggian tanpa risiko tergelincir, sehingga pekerja tetap aman saat bekerja di ketinggian.
Adapun cara kerja ascender adalah dengan melibatkan gigi-gigi pengunci yang akan menggenggam tali saat terdapat beban pada satu arah (ke bawah), tetapi terbuka atau melonggar saat pengguna bergerak ke atas.
Dalam hal ini, ascender digunakan dengan cara memasukkan tali karmantel ke dalam lubang, kemudian mendorong ascender ke atas untuk memanjat tali.
Baca Juga: Ketahui Jenis-Jenis dan Fungsi Tali Karmantel!
Setelah Anda mengetahui mengenai pengertian, fungsi, dan cara kerja ascender, maka selanjutnya pahami mengenai cara penggunaannya. Berikut penjelasannya.
Pertama, sebelum memanjat, pastikan untuk menstabilkan tali. Artinya, pastikan bahwa tali karmantel harus sudah minim pergerakan, lurus, serta tidak bergoyang.
Hal ini dikarenakan, tali yang stabil dapat membantu pengguna memanjat atau naik secara vertikal pada ketinggian.

Kedua, cara menggunakan ascender dengan benar adalah secara berpasangan. Tujuannya adalah agar dapat meringankan beban tubuh dan memudahkan pemanjatan.
Namun, pastikan bahwa Anda sudah menggunakan alat ini dengan benar, baik kiri maupun kanannya.
Selanjutnya, pastikan bahwa posisi badan tegak lurus untuk memudahkan Anda dalam memanjat tali secara vertikal.
Hal ini dikarenakan, posisi badan tegak lurus akan membuat tali karmantel berada dalam posisi lurus dan stabil, sehingga lebih mudah untuk mendorong alatnya.
Cara menggunakan ascender selanjutnya adalah dengan mendorong bagian kanan dan kiri secara bergantian.
Tujuannya adalah untuk mendorong tali dengan ritme yang stabil, sehingga memudahkan pengguna untuk naik ke atas lebih ringan.
Terakhir, sebelum menggunakan alat ini, pastikan bahwa sliding ascender pada tali sudah mulus atau tidak macet.
Pastikan bahwa alat ini sudah bisa mengunci tali apabila ditarik ke bawah serta bisa bergeser dengan mudah saat didorong ke atas.
Baca Juga: Kenali Manfaat Belay Device pada Bekerja di Ketinggian!
Ketika bekerja di ketinggian, kemungkinan ascender tersangkut tetap bisa terjadi dan akan menjadi situasi yang membahayakan.
Maka dari itu, ketika ascender tersangkut, pastikan Anda jangan panik dan tetap tenang. Kemudian, Anda bisa memulai untuk mengecek kondisi ascender.
Cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan memeriksa gigi pengunci. Bisa jadi, gigi penguncinya terdapat kotoran atau debu, sehingga Anda hanya perlu menarik tali atau menggoyangkan ascender secara perlahan.
Selain itu, Anda bisa mencoba melepaskan beban ascender. Caranya adalah dengan mengalihkan beban tubuh ke perangkat pengaman lain, seperti harness.
Jika masih belum bisa, maka segera minta bantuan teman atau tim penyelamat ketika posisinya sudah sulit.
Mengingat bahaya dan risiko bekerja di ketinggian sangat besar, maka mempunyai pengetahuan dan keterampilan bekerja di ketinggian sangatlah penting.
Dalam hal ini, Anda bisa mengikuti pelatihan tenaga kerja bangunan tinggi (TKBT). Tujuannya adalah agar mendapatkan pengetahuan dan keterampilan, baik secara teori maupun praktiknya langsung mengenai bekerja di ketinggian sesuai prosedur K3.
Anda bisa mengikuti pelatihan TKBT di PT Mandiri Maha Daya sesuai dengan prosedur K3 dan dapatkan sertifikasi resmi dari Kemnaker RI.
Melalui pelatihan tersebut, Anda akan menguasai dan menerapkan prinsip-prinsip mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada ketinggian.
Nah, itulah tadi pembahasan mengenai pengertian, fungsi, cara kerja, dan cara menggunakan ascender yang perlu Anda ketahui serta pahami.
Pada intinya, ascender adalah alat yang digunakan untuk melintasi tali karmantel saat beraktivitas pada ketinggian. Alat ini dapat memudahkan pekerja untuk naik, bergerak pada ketinggian, dan mencegah terhindar dari risiko terjatuh.