Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00
Alamat
sebrang KONI, Jl. Gelatik Raya No.107, Depok Jaya, Kec. Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat 16432
Jam Kerja
Senin - Jumat: 08.00 - 17.00
Sabtu: 08.00 - 12.00

Pernahkah kamu mengalami kejadian kaki keseleo atau terkilir? Mayoritas dari kita, kemungkinan sudah pernah mengalami, bukan? Bahkan, ketika di lingkungan kerja juga pasti bisa terjadi dan dialami oleh para pekerja.
Tentu, jika kaki keseleo akan mengganggu aktivitas sehari-hari kita, terutama saat bekerja. Dengan begitu, produktivitas kerja akan semakin menurun karena rasa sakit yang kamu alami.
Maka dari itu, mengetahui upaya pemberian pertolongan pertama keseleo merupakan salah satu aspek sangat penting yang harus diketahui, terutama bagi para pekerja.
Nah, untuk mengetahui cara melakukan pertolongan pertama keseleo, simak pembahasannya di bawah ini, ya!

Keseleo atau terkilir merupakan salah satu cedera pada jaringan yang menghubungkan tulang dengan sendi. Umumnya, cedera ini disebabkan oleh ligamen yang robek dan terpelintir.
Ligamen sendiri merupakan sebuah jaringan berserat yang kuat dan terletak di sendi-sendi. Dalam hal ini, fungsi ligamen adalah untuk mengikat serta menyambungkan salah satu tulang dengan tulang lainnya.
Ligamen juga berfungsi untuk membantu menstabilkan pergerakan sendi supaya sendi tidak melakukan pergerakan yang berlebihan. Tentu, jika keseleo atau terkilir, maka jaringan ligamen ini tidak bisa berfungsi seperti semula.
Biasanya, keseleo tidak hanya pada pergelangan kaki saja, melainkan juga bisa terjadi di tangan, lutut, hingga jari sekalipun. Jika terjadi kondisi keseleo, maka bagian tubuh tersebut akan merasakan nyeri otot, bengkak, memar, serta kemampuan gerak menurun.
Baca Juga: Begini Cara Melakukan Pertolongan Pertama Saat Tersedak!
Perlu kamu ketahui dan pahami mengenai penyebab keseleo agar tidak terjadi lagi yang nanti mengakibatkan rasa sakit serta produktivitas menurun. Berikut penjelasannya.
Penyebab keseleo yang pertama adalah terjadi akibat olahraga. Hal ini bisa terjadi ketika kamu tidak melakukan pemanasan terlebih dahulu dengan baik dan benar.
Biasanya, jenis olahraga yang bisa meningkatkan risiko keseleo adalah sepak bola atau futsal, basket, marathon, dan lainnya.
Saat bekerja, kemungkinan terjadi keseleo juga sangat besar. Pasalnya, pekerja yang melakukan aktivitas kerja cukup berat dapat terkilir apabila tidak berhati-hati, baik keseleo pada pergelangan kaki, tangan, atau lainnya.
Biasanya, pekerja yang memaksakan diri mengangkat beban terlalu berat yang mengakibatkan terjatuh atau terpeleset bisa mengalami cedera keseleo,
Maka dari itu, mempunyai pengetahuan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek yang penting agar dapat menghindari risiko cedera keseleo saat bekerja.
Selanjutnya, permukaan jalan yang tidak beraturan juga menjadi salah satu penyebab terjadinya keseleo yang dialami seseorang. Gerakan kaki yang tiba-tiba berubah akibat jalan tidak beraturan dapat menyebabkan cedera pada jaringan lunak sendi.
Biasanya, jalan tidak beraturan tersebut berada di jalan yang berbatu, berlumpur, hingga struktur aspal yang naik dan turun.
Agar cedera keseleo yang kamu alami tidak semakin parah, maka harus diberikan pertolongan pertama sesuai prosedur yang ada. Bagaimana caranya? Berikut penjelasannya.
Langkah pertama, pastikan kamu mengistirahatkan anggota tubuh yang terkilir, baik itu kaki atau tangan selama 2-3 hari setelah keseleo. Pastikan kamu tidak melakukan aktivitas fisik terlalu berat.

Kedua, anggota tubuh yang keseleo bisa kamu balut menggunakan perban elastis selama 48-72 jam. Tujuannya adalah untuk meredakan pembengkakan serta membantu agar sendi bisa beristirahat.
Namun, pastikan kamu tidak membalut bagian cedera terlalu kencang karena bisa membatasi aliran darah. Kemudian, apabila bagian tubuh sudah berubah warna, kesemutan, hingga mati rasa, bisa segera membuka perban.
Selanjutnya, cara melakukan pertolongan pertama keseleo adalah dengan mengompres air es pada bagian tubuh yang cedera. Tujuannya adalah untuk mengurangi nyeri serta pembengkakan.
Kamu bisa melakukan kompres selama 15-20 menit dan diulangi sebanyak 2-4 kali selama satu hari dalam 72 jam pertama setelah keseleo.
Cara berikutnya adalah pastikan untuk menghindari aktivitas yang memperparah cedera. Salah satu hal yang harus dihindari adalah tidak mandi menggunakan air panas setidaknya setelah 3 hari mengalami keseleo.
Kemudian, hindari juga agar tidak mengkonsumsi minuman beralkohol atau melakukan aktivitas berat agar tidak meningkatkan risiko pembengkakan dan pendarahan.
Baca Juga: Pertolongan Pertama Serangan Jantung, Ini yang Harus Dilakukan!
Setelah kamu mengetahui upaya pemberian pertolongan pertama saat keseleo, maka selanjutnya pahami cara mencegah agar tidak kembali terkilir saat beraktivitas, baik itu bekerja maupun aktivitas lainnya. Berikut penjelasannya.
Nah, itulah tadi pembahasan mengenai pengertian, penyebab, cara mencegah, dan upaya pemberian pertolongan pertama keseleo, baik saat beraktivitas sehari-hari maupun ketika bekerja.
Keseleo merupakan salah satu cedera yang mana jika tidak segera ditangani dapat berakibat fatal pada sendi, sehingga membuat sendi atau ligamen korban tidak berfungsi seperti semula.
Maka dari itu, mengetahui cara memberikan pertolongan pertama keseleo merupakan salah satu langkah yang sangat penting dan harus diketahui serta dipahami oleh semua orang, tidak hanya para pekerja atau atlet saja.
Pasalnya, keseleo menjadi salah satu cedera yang umum terjadi di lingkungan sekitar. Oleh karena itu, mengikuti pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) adalah salah satu langkah yang tepat.
Tujuannya agar mengetahui teori dan praktiknya langsung untuk memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan. Dalam hal ini, kamu bisa mengikuti pelatihan P3K di PT Mandiri Maha Daya dan dapatkan sertifikasi resmi dari Kemnaker RI!